KALIMANTAN UTARA — Perombakan jajaran direksi Danareksa dilakukan di tengah upaya perusahaan memperkuat sinergi antar-entitas bisnisnya. Ngurah Wirawan, yang kini menjabat Dirut, sebelumnya tidak disebutkan secara rinci latar belakangnya dalam pengumuman resmi. Namun, keputusan ini diambil melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang menjadi wewenang Kementerian BUMN selaku pemilik saham.
Berikut susunan lengkap direksi Danareksa periode baru:
Yadi Jaya Ruchandi sebelumnya menjabat Dirut sejak Februari 2023 dengan masa bakti hingga Mei 2026. Belum ada penjelasan resmi mengenai alasan pergantian di tengah periode jabatan tersebut.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari akun Instagram @danareksa.id, perusahaan menyatakan kepemimpinan baru ini akan melanjutkan transformasi yang sudah berjalan. "Dengan semangat kepemimpinan baru, Danareksa melanjutkan langkah transformasi, memperkuat sinergi, serta memberikan kontribusi bagi kemajuan perusahaan dan Indonesia," tulis akun tersebut.
Danareksa saat ini menjadi induk usaha (holding) bagi 14 perusahaan BUMN yang bergerak di berbagai sektor. Portofolio ini mencakup kawasan industri seperti PT Kawasan Industri Jababeka Tbk, jasa konstruksi, jasa keuangan seperti PT Danareksa Sekuritas, serta media dan teknologi. Sinergi antar-entitas ini menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah dan efisiensi operasional.
Pergantian direksi di holding BUMN seperti Danareksa biasanya berdampak pada arah strategi investasi dan pengelolaan aset anak usaha. Investor dan pelaku pasar akan mencermati langkah awal Ngurah Wirawan, terutama dalam mengelola portofolio perusahaan yang mencakup sektor-sektor strategis nasional.
Ke depan, Danareksa dituntut untuk mempercepat realisasi program transformasi yang sudah dicanangkan, termasuk optimalisasi aset dan peningkatan kontribusi dividen ke negara. Dengan struktur direksi yang baru, perusahaan diharapkan mampu menavigasi tantangan ekonomi global dan domestik yang masih dinamis.