Kaltara Raih Penghargaan Belanja Produk UMK Terbesar di Inabuyer Expo

Penulis: Jamal Nasution  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 01:49:02 WIB
Sekprov Kaltara H. Denny Harianto menerima penghargaan belanja produk UMK terbesar di Inabuyer Expo, Jakarta.

JAKARTA — Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, menerima langsung penghargaan tersebut mewakili Gubernur Kaltara di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (5/5). Apresiasi ini diberikan atas komitmen daerah dalam memprioritaskan produk lokal pada sistem pengadaan pemerintah.

Kaltara dinilai unggul dalam mengimplementasikan kebijakan penggunaan produk dalam negeri dibandingkan provinsi lain. Hal ini terlihat dari volume transaksi yang terekam dalam sistem pengadaan secara elektronik sepanjang tahun anggaran sebelumnya.

Realisasi Belanja 85 Persen Melalui Sistem e-Purchasing

Denny menjelaskan bahwa kunci keberhasilan ini terletak pada optimalisasi sistem e-Purchasing. Pemerintah daerah secara konsisten mendorong seluruh perangkat daerah untuk mengalihkan pengadaan barang dan jasa mereka ke platform digital yang mengutamakan pelaku usaha lokal.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian UMKM. Kaltara mendapat penghargaan karena realisasi belanja produk dalam negeri (UMK) mencapai sekitar 85 persen,” kata Denny usai menerima penghargaan.

Angka tersebut, menurutnya, bukan sekadar pencapaian statistik di atas kertas. Persentase yang tinggi ini merupakan representasi dari keberpihakan nyata Pemprov Kaltara terhadap keberlangsungan hidup para pelaku usaha kecil di Bumi Benuanta.

Dorong Sinergi Pusat dan Motivasi Perangkat Daerah

Meski meraih angka signifikan, Denny menekankan bahwa pengembangan sektor UMK tidak bisa hanya mengandalkan inisiatif daerah. Diperlukan intervensi dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat agar daya saing produk lokal semakin meningkat di pasar nasional.

“Selain kami terus mengembangkan UMKM di daerah, kami juga berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat,” ujarnya menambahkan.

Pemerintah Provinsi berharap apresiasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penyerapan produk lokal diharapkan tidak hanya mengejar target belanja, tetapi juga memastikan prosesnya berjalan transparan, efisien, dan berdampak langsung pada penguatan ekonomi kreatif daerah.

Melalui sinergi yang kuat antara birokrasi dan pelaku usaha, Kaltara menargetkan ekosistem UMKM dan koperasi yang lebih mandiri. Langkah ini dipandang sebagai strategi krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah dinamika pasar global.

Reporter: Jamal Nasution
Back to top