Kebakaran Sarang Walet di Tana Tidung Berhasil Dipadamkan Petugas

Penulis: Jamal Nasution  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 14:05:01 WIB
Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api di bangunan sarang walet dan kantor TV kabel di Tana Tidung.

TANA TIDUNG — Kebakaran hebat melanda bangunan sarang burung walet di Jalan Gunung Harapan, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kalimantan Utara, Minggu (03/05/2026) sore. Api yang berkobar sekitar pukul 15.21 Wita itu sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) KTT segera mengerahkan personel ke titik api setelah menerima laporan masyarakat. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif untuk mencegah api menjangkau area perumahan warga yang letaknya cukup berdekatan dengan objek terbakar.

Objek Terbakar: Satu Gedung Walet dan Kantor TV Kabel

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat KTT, Yusva Kusuma Jaya, mengonfirmasi bahwa terdapat dua bangunan utama yang terdampak dalam peristiwa ini. Selain gedung sarang walet, satu unit rumah yang difungsikan sebagai pusat operator TV kabel juga hangus dilalap si jago merah.

Bangunan sarang walet tersebut diketahui milik Aryanto, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas Kesehatan setempat. Beruntung, koordinasi cepat tim di lapangan berhasil memutus jalur penjalaran api.

“Yang terbakar satu rumah walet dan satu unit rumah operator TV kabel. Untuk rumah warga di sekitarnya, alhamdulillah masih aman,” jelas Yusva saat memberikan keterangan kepada media, Minggu sore.

Petugas Disdamkarmat KTT Fokus Lakukan Pendinginan

Hingga Minggu petang, api sudah dinyatakan padam sepenuhnya. Meski demikian, sejumlah personel pemadam masih bersiaga di lokasi untuk melakukan proses pendinginan. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada sisa bara api di dalam material bangunan yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Awalnya laporan masuk pukul 15.21, dan saat ini api sudah padam, anggota masih dalam proses pendinginan,” tambah Yusva.

Proses pemadaman berlangsung relatif cepat berkat respons sigap warga yang langsung melapor begitu melihat kepulan asap hitam dari atap gedung. Lokasi kejadian yang berada di pinggir jalan utama juga memudahkan akses armada pemadam menuju titik api.

Penyebab Kebakaran dan Kerugian Masih Didata

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum bisa memastikan penyebab pasti munculnya api. Tim investigasi internal Disdamkarmat maupun kepolisian setempat masih akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah kondisi bangunan benar-benar aman.

Total kerugian materiil akibat musibah ini juga masih dalam tahap pendataan. Mengingat bangunan sarang walet memiliki nilai ekonomi tinggi dan terdapat peralatan elektronik di rumah operator TV kabel, kerugian diperkirakan mencapai angka yang cukup signifikan.

“Alhamdulillah kondisi sudah aman, api tidak sampai meluas,” tutup Yusva. Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pemilik usaha sarang walet di Kalimantan Utara untuk memperketat standar keamanan bangunan dari risiko kebakaran.

Reporter: Jamal Nasution
Back to top