Pencarian

Disdikbud Kaltara Dorong Siswa SMP Berebut Kursi SMA Unggul Garuda, Nilai Rapor Minimal 85 Jadi Syarat

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 18:31:32 WIB
Disdikbud Kaltara Dorong Siswa SMP Berebut Kursi SMA Unggul Garuda, Nilai Rapor Minimal 85 Jadi Syarat
Kepala Disdikbud Kaltara Hasanuddin menyatakan siswa SMP dan madrasah di Kaltara memiliki peluang bersaing di seleksi SMA Unggul Garuda.

BULUNGAN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Utara menilai siswa SMP dan madrasah di provinsi itu punya peluang bersaing di seleksi SMA Unggul Garuda, asalkan kompetensi akademik dan prestasi nonakademik dipersiapkan sejak awal. Hasanuddin, Kepala Disdikbud Kaltara, menyatakan pihaknya terus mendorong peningkatan kemampuan peserta didik maupun tenaga pendidik.

Menurut Hasanuddin, seleksi masuk SMA Unggul Garuda tidak berdiri di atas nilai akademik semata. Prestasi akademik dan nonakademik juga masuk dalam penilaian sesuai persyaratan yang ditetapkan penyelenggara.

Nilai Rapor Minimal 85 dan Konsistensi Jadi Sorotan

Salah satu syarat yang paling diperhatikan adalah konsistensi nilai rapor. Nilai minimal 85 diberlakukan, termasuk untuk mata pelajaran Bahasa Inggris.

Hasanuddin menegaskan proses pendaftaran, seleksi, hingga penentuan lokasi penempatan siswa merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Pemerintah Provinsi Kaltara, kata dia, berperan membantu sosialisasi dan mendorong siswa mengikuti proses seleksi.

"Anak-anak kita tidak bisa menjadi penonton di negeri sendiri. Kita harus terus memacu siswa agar mampu bersaing, karena proses seleksinya memang ketat," ujar Hasanuddin di Bulungan, Sabtu (17/10/2026).

Lolos Seleksi Belum Tentu Ditempatkan di Bulungan

Karena penempatan diatur pusat, tidak ada jaminan siswa yang lolos seleksi dari Kaltara akan bersekolah di SMA Unggul Garuda Bulungan. Penempatan mengikuti kebijakan pemerintah pusat dan bisa mencakup sejumlah lokasi sekolah di Indonesia.

Hasanuddin menyebut 12 alumni asal Kaltara telah masuk dalam program tersebut. Mereka berasal dari sejumlah kabupaten dan kota, antara lain Bulungan, Tarakan, Nunukan, dan Malinau.

Namun ke-12 siswa itu tidak seluruhnya bersekolah di Bulungan. Sebagian ditempatkan di lokasi lain, termasuk Bangka Belitung dan Nusa Tenggara Timur. Kondisi itu menunjukkan asal daerah bukan penentu lokasi penempatan siswa yang lolos seleksi.

Pendaftar Nasional Nyaris 1.000, Kaltara Diminta Tuntaskan Administrasi

Hasanuddin menyoroti perlunya persiapan lebih serius bagi calon peserta didik dari Kaltara. Jumlah pendaftar secara keseluruhan telah mendekati 1.000 orang, sementara calon peserta dari Kaltara masih perlu didorong untuk menuntaskan persyaratan administrasi.

Disdikbud Kaltara telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperkuat sosialisasi. Pembinaan siswa SMP menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten dan kota karena jenjang pendidikan tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah daerah masing-masing.

Ia berharap sekolah, guru, serta pemerintah kabupaten dan kota bersinergi menyiapkan siswa sejak dini, baik dari sisi akademik maupun prestasi lainnya.

"Kita terus mendorong satuan pendidikan agar anak-anak Kaltara bisa meningkatkan kompetensinya. Harapannya, semakin banyak siswa dari daerah ini yang mampu lolos seleksi pada tahun berikutnya," pungkasnya.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: benuanta.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks