KALIMANTAN UTARA — MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung 9-11 Oktober 2026 memberi limpahan rezeki bagi Kota Mataram. Tingkat hunian hotel di kota itu menembus 90 persen selama periode puncak gelaran, meski Mataram bukan ring satu sirkuit. Total penonton di Sirkuit Mandalika sendiri mencapai 157.875 orang, melonjak 12,5 persen dari tahun sebelumnya.
Angka okupansi itu tercatat pada 9-12 Oktober 2026. Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM), Made Adiyasa, menyebut puncak keterisian kamar terjadi pada 10 Oktober 2026, sehari setelah balapan utama digelar.
"Puncak keterisiannya terjadi pada 10 Oktober 2026. Dan per hari ini, 12 Oktober, tamu sudah mulai proses check out," kata Adiyasa saat dikonfirmasi detikBali, Senin (12/10/2026).
Pola Pemesanan Berubah, Tamu Lebih Banyak Pesan Mendadak
Adiyasa menjelaskan, tren pemesanan kamar selama ajang balap motor internasional ini didominasi pemesanan mendadak atau last minute booking. Meski pola menginap tamu relatif lebih singkat, tingkat okupansi tetap stabil.
"Walaupun trend tamunya last minute booking, tapi relatif stabil sama seperti tahun lalu. Hanya bedanya, pada lama menginap saja, tahun ini lebih singkat," jelasnya.
Pantauan AHM Mataram menunjukkan tamu hotel selama event ini didominasi wisatawan domestik. Ada pula yang datang dari Sulawesi dan Sumatera.
"(Didominasi) domestik nusantara, bahkan ada dari Sulawesi dan Sumatera. Kita harus lebih gencar lagi untuk promosi tahun depan," tandasnya.
Rata-rata penonton MotoGP menginap di hotel bintang satu hingga bintang empat. Sebaran itu menunjukkan limpahan wisatawan tidak hanya dinikmati hotel kelas atas, tetapi juga penginapan menengah ke bawah.
Sekda Mataram: Restoran hingga UMKM Ikut Kebanjiran Pembeli
Sekretaris Daerah Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, menyebut geliat ekonomi dari sektor restoran, UMKM, dan hotel mengalami lonjakan signifikan. Menurutnya, dampaknya lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Dari evaluasi bersama teman-teman, tingkat hunian hotel, restoran, dan UMKM kita sangat-sangat berdampak," kata Alwan saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).
Alwan menyoroti perubahan tren penonton yang tak menyurutkan animo. Mataram, katanya, tetap kebanjiran wisatawan domestik maupun mancanegara meski bukan lokasi utama sirkuit.
"Penginapan kita ada banyak, walaupun sekarang ini ada perubahan tren penonton. Tapi alhamdulillah secara keseluruhan dampaknya sangat positif. Lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelumnya. Hotel, restoran sampai mall juga kelihatan (ramai)," ungkap Alwan.
Penonton Sirkuit Cetak Rekor Baru sejak 2022
Data penyelenggara mencatat total penonton yang memadati Sirkuit Mandalika sepanjang 9-11 Oktober 2026 mencapai 157.875 orang. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyebut angka itu melonjak 12,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 140.324 penonton.
Capaian tersebut sekaligus menjadi rekor tertinggi sejak Mandalika menggelar MotoGP pada 2022. Bagi Iqbal, lonjakan ini membuktikan kemampuan NTB menyelenggarakan event berstandar internasional.
Bagi pelaku usaha perhotelan, evaluasi AHM menjadi pijakan untuk promosi tahun depan. Adiyasa menekankan perlunya gencar menjangkau pasar domestik di luar Jawa, terutama setelah tamu dari Sulawesi dan Sumatera terdeteksi hadir pada edisi kali ini.