Pencarian

Tan Cheng Hoe Bangga Malaysia Peringkat 3 FIFA ASEAN Cup Usai Kalahkan Vietnam

Senin, 05 Oktober 2026 • 21:05:31 WIB
Tan Cheng Hoe Bangga Malaysia Peringkat 3 FIFA ASEAN Cup Usai Kalahkan Vietnam
Pemain Malaysia merayakan gol Fergus Tierney ke gawang Vietnam pada laga perebutan peringkat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

KALIMANTAN UTARA — Malaysia menutup FIFA ASEAN Cup 2026 di peringkat ketiga setelah mengalahkan Vietnam 1-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Gol tunggal Fergus Tierney menjadi penentu kemenangan Harimau Malaya, sekaligus mengunci posisi podium meski langkah mereka terhenti sebelum final.

Pelatih timnas Malaysia Tan Cheng Hoe menyebut hasil tersebut sebagai ganjaran atas komitmen skuadnya selama turnamen. Malaysia harus melakoni empat pertandingan dalam waktu singkat, dan menurut Cheng Hoe tekanan fisik itu nyaris tidak terlihat dari cara pemainnya bertahan di setiap laga.

Fergus Tierney Jadi Penentu Lewat Sepakan dari Luar Kotak Penalti

Gol kemenangan Malaysia lahir dari aksi Fergus Tierney. Pemain berusia 23 tahun itu melepaskan sepakan terukur dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau kiper Vietnam.

Bagi Fergus, kemenangan ini bukan semata soal satu momen individu. Ia menilai ada proses panjang yang jarang terlihat publik di balik hasil tersebut.

"Ada banyak kerja keras di balik layar yang mungkin tidak diketahui oleh publik. Saya melihat seluruh pemain telah memberikan usaha yang luar biasa. Ini merupakan beberapa pekan yang cukup panjang dan melelahkan," ujar Fergus.

Fergus saat ini bermain untuk PAC Omonia 29M di divisi pertama Liga Siprus. Ia menyebut seluruh staf pelatih turut berperan besar dalam perjalanan Malaysia di turnamen ini.

Empat Laga dalam Waktu Singkat, Cheng Hoe Puji Mentalitas Pemain

Cheng Hoe secara khusus menyoroti kondisi turnamen yang menuntut fisik ekstra. Cuaca panas dan jadwal padat disebutnya sebagai beban tambahan yang harus diatasi Arif Aiman dan kawan-kawan.

"Ucapan selamat yang sebesar-besarnya saya berikan kepada seluruh pemain atas komitmen luar biasa yang mereka tunjukkan sore ini. Kita semua tahu bahwa melakoni empat pertandingan dalam kurun waktu yang singkat di tengah cuaca panas sangat menguras tenaga," kata Cheng Hoe dalam sesi jumpa pers usai laga.

Menurutnya, kekuatan mental dan kerja sama antarpemain menjadi kunci Malaysia bisa menutup turnamen dengan hasil positif.

"Namun, secara mental kekuatan tim, kerja sama antarpemain, dan semangat untuk berjuang bersama di setiap laga menjadi kunci penting bagi kami untuk meraih hasil yang baik. Setelah turnamen ini, kami harus terus berproses dan melangkah agar bisa tampil jauh lebih baik lagi di masa mendatang," ujarnya.

Malaysia Tetap Berproses Meski Gagal ke Final

Peringkat ketiga memang bukan target akhir yang dibidik Malaysia. Kegagalan melaju ke final tetap menjadi catatan, tetapi Cheng Hoe memilih menyoroti apa yang sudah dibangun timnya sepanjang turnamen.

Fergus sepakat dengan pelatihnya. Ia menyebut hasil ini sebagai ganjaran manis atas kerja keras seluruh elemen tim, bukan hanya para pemain yang tampil di lapangan.

"Seluruh staf pelatih bekerja sangat keras, para pemain pun berjuang mati-matian, dan saya rasa hasil ini adalah ganjaran manis atas kerja keras kami semua," sambung Fergus.

Bagi Malaysia, laga melawan Vietnam menjadi penutup perjalanan mereka di FIFA ASEAN Cup 2026. Fokus berikutnya adalah proses pembenahan menuju turnamen-turnamen selanjutnya.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks