BULUNGAN — Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengonfirmasi dimulainya operasi tajak sumur eksplorasi Tingkilan (TKLN)-001. Pengeboran tersebut merupakan bagian dari rangkaian kampanye pengeboran eksplorasi di area Wilayah Kerja (WK) Maratua sepanjang 2026.
Sumur berlokasi di darat (onshore) itu dibor secara vertikal menggunakan Rig PDSI #21.2 berkapasitas 700 HP. Mata bor direncanakan menembus hingga kedalaman akhir 1.574 meter Measured Depth (mMD) atau 1.554 meter True Vertical Depth Sub-Sea (TVDSS).
Target Formasi Karbonat Menumbar Formation
Pengeboran TKLN-001 ditujukan khusus untuk menguji dan mengevaluasi potensi hidrokarbon pada batuan reservoir formasi karbonat Menumbar Formation. SKK Migas mencatat potensi sumur ini mencapai 277 Miliar Kaki Kubik (BCF) gas dan 1,55 juta barel minyak.
Secara total, temuan tersebut diestimasikan ekuivalen dengan 49,35 juta barel setara minyak (Barrels of Oil Equivalent/BOE).
"Alhamdulillah, pengeboran eksplorasi Sumur TKLN-001 telah ditajak. Upaya ini dilakukan dalam rangka menemukan cadangan migas baru untuk memenuhi kebutuhan energi nasional," ujar Djoko Siswanto dalam laporan resminya pada Minggu (27/9/2026).
Jadwal Pengeboran 74 Hari Kerja
Program pengeboran eksplorasi sumur TKLN-001 dirancang berjalan efisien. Operasi ini ditargetkan tuntas dalam waktu 74 hari kerja, di luar proses Move In, Rig Up dan Rig Down (MIRU/RD).
Rinciannya meliputi fase pengeboran selama 39,7 hari dan fase uji kandung lapisan atau Drill Stem Test (DST) selama 34,3 hari yang mencakup 2 interval pengujian.
Djoko meminta dukungan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan mengedepankan aspek Operational Excellence, baik dari sisi keselamatan kerja, efisiensi waktu, hingga optimalisasi biaya.
Harapan Peningkatan Lifting Migas Nasional
"Harapannya hasil pengeboran berupa pembuktian kandungan migas sesuai target dapat tercapai, bahkan melebihi ekspektasi. Bersama Kita: Doa & BISA! Lifting Naik: BISA BISA BISA!" tegas Djoko penuh semangat.
Keberhasilan sumur Tingkilan-001 diharapkan menjadi tambahan cadangan baru bagi ketahanan energi nasional. Pengeboran di WK Maratua ini juga menjadi bagian dari upaya mempercepat realisasi peningkatan lifting migas di masa mendatang.