Pencarian

Harga Emas Antam Turun ke Rp 2,723 Juta per Gram, Buyback Ikut Melemah

Kamis, 27 Agustus 2026 • 10:35:01 WIB
Harga Emas Antam Turun ke Rp 2,723 Juta per Gram, Buyback Ikut Melemah
Harga emas batangan Antam tercatat turun menjadi Rp 2,723 juta per gram pada perdagangan Kamis (27/8/2026).

KALIMANTAN UTARA — Mengutip laman resmi Logam Mulia di Jakarta, penyesuaian harga terjadi pada pukul 08.55 WIB. Sebelumnya, emas Antam dibanderol Rp 2.750.000 per gram pada perdagangan sebelumnya. Harga tersebut sewaktu-waktu dapat berubah mengikuti pergerakan pasar emas global.

Penurunan harga emas Antam ini menjadi perhatian bagi investor yang berencana merealisasikan keuntungan. Pasalnya, selisih antara harga jual dan harga buyback saat ini mencapai Rp 140.000 per gram.

Simulasi Transaksi dan Pajak Buyback

Perlu dicermati, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak ini dipotong langsung dari total nilai transaksi saat pelaksanaan buyback berlangsung.

Sementara itu, untuk pembelian emas batangan Antam, nasabah dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tertera di laman resmi Logam Mulia. Skema ini berlaku untuk setiap transaksi pembelian.

Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas batangan Antam untuk berbagai pecahan ukuran pada Kamis (27/8/2026):

  • 0,5 gram: Rp 1.411.500
  • 1 gram: Rp 2.723.000
  • 2 gram: Rp 5.386.000
  • 3 gram: Rp 8.054.000
  • 5 gram: Rp 13.390.000
  • 10 gram: Rp 26.725.000
  • 25 gram: Rp 66.687.000
  • 50 gram: Rp 133.295.000
  • 100 gram: Rp 266.512.000
  • 250 gram: Rp 666.015.000
  • 500 gram: Rp 1.331.820.000
  • 1.000 gram: Rp 2.663.600.000

Bagi investor, penurunan harga ini bisa menjadi momentum akumulasi. Namun, penting untuk mempertimbangkan selisih harga jual dan buyback serta biaya pajak yang menyertainya sebelum memutuskan transaksi.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks