TANJUNG SELOR — Operasi Strong Point Pagi yang digelar Dit Samapta Polda Kalimantan Utara menyasar titik-titik rawan kemacetan dan gangguan keamanan di Tanjung Selor pada Rabu (26/8/2026). Personel mulai disiagakan sejak pukul 06.30 WITA hingga situasi dinyatakan aman dan lancar.
Ipda Muzamil selaku Padal menyebut kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan langsung Polri kepada masyarakat, khususnya pada jam sibuk pagi hari. "Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif," ujarnya.
Kawasan Sekolah dan SPBU Jadi Prioritas Pengamanan
Penempatan personel tidak dilakukan merata, melainkan diprioritaskan pada lokasi-lokasi yang memiliki potensi kepadatan tinggi. Beberapa titik yang menjadi perhatian utama adalah ruas jalan di sekitar sekolah, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), serta persimpangan yang kerap menjadi titik kemacetan.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel di lapangan juga bertugas membantu pengguna jalan yang membutuhkan arahan serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang mungkin muncul di pagi hari.
Kehadiran Polri untuk Rasa Aman Masyarakat
Kegiatan Strong Point Pagi ini merupakan bagian dari komitmen Dit Samapta Polda Kaltara dalam menciptakan kondisi Kamseltibcar Lantas. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memastikan kelancaran berlalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang hendak beraktivitas.
Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi di sejumlah titik pantau terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang mengganggu aktivitas masyarakat pada pagi hari.