Pencarian

Swabakar Batubara Ancam Jalan Utama Tarakan, Pemkot Siapkan Jalan Alternatif 1 Kilometer ke Amal Lama

Rabu, 26 Agustus 2026 • 10:31:01 WIB
Swabakar Batubara Ancam Jalan Utama Tarakan, Pemkot Siapkan Jalan Alternatif 1 Kilometer ke Amal Lama
Petugas meninjau lokasi swabakar batubara yang menutup akses jalan utama Tarakan.

TARAKAN — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Tarakan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat merespons penutupan akses jalan utama yang terdampak swabakar batubara. Rute alternatif yang membentang dari depan Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Borneo Tarakan (UBT) hingga tembus ke RT 4 Pantai Amal Lama tengah disiapkan agar aktivitas warga kembali normal.

Peninjauan lapangan dilakukan langsung oleh Kepala DPUTR Kota Tarakan, Fandariansyah, bersama Kepala Pelaksana BPBD Kota Tarakan, Yonsep, serta tim teknis pada Rabu (26/8/26). Mereka berjalan kaki menyusuri jalur yang sebelumnya merupakan badan jalan tanah tersebut untuk memetakan kondisi dan kebutuhan pengerjaan.

Lebar Jalan Alternatif Ditingkatkan Jadi 8-10 Meter

Fandariansyah menjelaskan, alat berat jenis grader telah dikerahkan untuk mengupas dan merapikan badan jalan alternatif. Jalan yang saat ini hanya menyisakan ruang lintas sekitar 4 meter akan difungsikan kembali menjadi lebih lega.

"Hari ini kita turunkan alat grader untuk merapikan badan jalan yang sudah ada. Jalan yang bisa dilalui saat ini mungkin sisa 4 meteran, akan kita fungsikan kembali menjadi sekitar 8 sampai 10 meter sesuai rencana awal agar nyaman dilalui kendaraan dari dua arah," ujarnya.

Lima Sumur Dibuat untuk Mendinginkan Lapisan Batubara

Selain meratakan jalan, Pemkot Tarakan juga menyiapkan strategi teknis untuk memadamkan sumber api dari dalam tanah. Sebuah ekskavator diturunkan untuk menggali titik-titik sumur resapan yang berfungsi sebagai media pendingin batubara.

"Untuk ekskavator, nanti kita manfaatkan untuk menggali sekitar 5 sumur dengan ukuran 2×2 meter dan kedalaman 2 meter sampai ketemu lapisan batubara. Fungsinya untuk mendinginkan batubara sehingga panasnya tidak merayap ke sepanjang jalan dan memadamkan kebakaran tersebut," tambah Fandariansyah.

Kolam penampungan air ini akan diisi dengan suplai air dari UBT. Langkah tersebut diharapkan mampu memutus perambatan panas yang selama ini menggerogoti struktur tanah di bawah jalan utama.

BPBD Temukan Deposit Batubara Alami di Sepanjang Tebing

Di tengah upaya pembangunan, tim kebencanaan menyoroti potensi risiko lingkungan di sepanjang jalur proyek. Hasil simulasi dan peninjauan fisik menunjukkan adanya singkapan batubara alami yang melimpah hingga ke lapisan bawah tebing dan pinggir jalan tanah.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tarakan, Yonsep, mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu api di sekitar area tersebut. Sifat batubara yang sangat mudah terbakar dinilai berisiko memicu kebakaran lahan yang sulit dipadamkan.

"Dari hasil simulasi dan peninjauan fisik di lapangan, kami menemukan adanya deposit batubara alami yang cukup melimpah hingga ke lapisan bawah di sepanjang tebing dan pinggir jalan tanah. Kami mengimbau keras warga untuk tidak membakar sampah, hutan, atau lahan di sekitar area ini, karena sifat batubara yang sangat mudah terbakar dan berisiko memicu kebakaran lahan yang sulit dipadamkan," tegas Yonsep.

Peninjauan dan sosialisasi akan terus dilanjutkan ke titik-titik lintasan berikutnya. Pemkot Tarakan memastikan seluruh alur jalan akan dipersiapkan matang sebelum masuk ke tahap pengerjaan fisik secara menyeluruh.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fokusborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks