Pencarian

Kodim Tarakan Kerahkan Penyemprotan Cairan Kimia Padamkan Kebakaran Batubara Bawah Tanah di Pantai Amal

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:02:02 WIB
Kodim Tarakan Kerahkan Penyemprotan Cairan Kimia Padamkan Kebakaran Batubara Bawah Tanah di Pantai Amal
Petugas menyemprotkan cairan kimia penahan oksidasi untuk memadamkan kebakaran batu bara bawah tanah di akses Jalan menuju Pantai Amal, Tarakan.

Kebakaran endapan batu bara bawah tanah di akses Jalan menuju Pantai Amal, Tarakan, Kalimantan Utara, kini ditangani dengan penyemprotan cairan kimia khusus penahan oksidasi. Langkah darurat ini diambil Kodim 0907/Tarakan bersama Pemkot Tarakan dan instansi terkait untuk menekan penyebaran polusi asap serta titik panas yang dipicu kemarau panjang. Jalan Pantai Amal Lama di Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, terpaksa ditutup sementara demi keselamatan pengguna jalan.

TARAKAN — Jalan akses menuju Pantai Amal Lama di Tarakan Timur resmi ditutup untuk umum menyusul fenomena kebakaran lapisan batu bara bawah tanah atau coal seam fire yang dipicu cuaca ekstrem. Kodim 0907/Tarakan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan bergerak cepat melakukan mitigasi agar api tidak meluas ke permukiman dan kawasan kampus Universitas Borneo Tarakan (UBT).

Penyemprotan Kimia Penahan Oksidasi Jadi Andalan

Berbeda dengan karhutla biasa, titik api yang bersumber dari endapan batu bara bawah tanah tidak bisa dipadamkan dengan water bombing semata. Kodim 0907/Tarakan mengalihkan strategi penanganan menggunakan cairan kimia khusus penahan oksidasi untuk memutus suplai oksigen pada lapisan batu bara yang terbakar.

Metode ini dipilih untuk menghindari efek oxygen enrichment yang justru berisiko memperbesar kobaran api di dalam tanah. Penyemprotan difokuskan di titik-titik yang sebelumnya merupakan lokasi kebakaran hutan dan lahan di sekitar Jalan menuju Pantai Amal.

Warga Diminta Aktif Lapor ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas

Komandan Kodim (Dandim) 0907/Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk berkolaborasi dengan aparat kelurahan memantau pergerakan asap dan potensi munculnya bara baru. Masyarakat yang menemukan indikasi kebakaran lahan diminta segera berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau petugas terdekat lainnya.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya waspada. Apabila ada terjadi kebakaran lahan di sekitar lingkungannya, segera melaporkan dan berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau siapapun petugas yang ada di situ," tegas Danan di Tarakan, Selasa.

Tarakan Targetkan Zero Titik Api di Tengah Darurat Karhutla Kaltara

Kondisi kemarau panjang dan panas ekstrem yang melanda Kalimantan Utara membuat sejumlah wilayah di pulau Kalimantan diselimuti titik panas. Meski jumlah titik api di Kota Tarakan relatif sedikit, kewaspadaan tetap digencarkan agar wilayah pesisir ini bisa mempertahankan status nol titik api.

"Kalimantan saat ini sedang banyak sekali titik api yang timbul. Alhamdulillah untuk Kota Tarakan hanya ada beberapa, tapi kita tetap harus waspada supaya Kota Tarakan ini bisa zero atau nol titik api. Itu harapan kita semua," kata Danan.

Pemkot Tarakan juga mengimbau warga dan pelajar di sekitar lokasi untuk disiplin menggunakan masker. Langkah ini untuk mengantisipasi paparan gas berbahaya dari pembakaran batu bara yang bisa memicu gangguan saluran pernapasan akut.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltara.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks