Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bulungan menargetkan perputaran uang sebesar Rp3 miliar dalam gelaran Gebyar KADIN Expo 2K26 yang berlangsung di Lapangan Agathis, Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Ajang yang melibatkan puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini dijadwalkan berjalan mulai 22 Agustus hingga 5 September mendatang. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara dunia usaha, perbankan, dan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
TANJUNG SELOR — Rangkaian Gebyar KADIN Expo 2K26 resmi dimulai bersamaan dengan pelantikan pengurus KADIN Kabupaten Bulungan periode 2026-2031 yang digelar Sabtu malam (22/8) di Lapangan Agathis. Ketua KADIN Bulungan, Hendy Dermawan, menyebut target perputaran uang senilai Rp3 miliar tersebut diharapkan mampu tercapai selama 15 hari penyelenggaraan.
"Kita menargetkan perputaran uang dalam Gebyar KADIN Expo 2K26 ini Rp3 miliar," ujar Hendy Dermawan di Tanjung Selor, Minggu.
Mengusung Tema Kolaborasi untuk UMKM Naik Kelas
Mengangkat tema "Kolaborasi KADIN untuk UMKM Naik Kelas, Ekonomi Tumbuh, Bulungan Maju", pameran ini dirancang sebagai ruang temu bagi pengusaha UMKM, pelaku ekonomi kreatif, hingga perbankan untuk membangun sinergi bisnis. Hendy menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ajang pembinaan bagi generasi muda melalui berbagai perlombaan.
"Kami dari KADIN memiliki tujuan dan program yang sama dengan pemerintah, bagaimana teman-teman UMKM dan ekonomi kreatif dapat berkembang di Kabupaten Bulungan. Termasuk memfasilitasi anak-anak mengembangkan bakat melalui berbagai lomba," katanya.
Beragam lomba digelar untuk melestarikan budaya dan mengasah bakat anak-anak, mulai dari tari tradisional, tari kreatif, peragaan busana, hingga lomba menyanyi.
Pemkab Bulungan: Ekonomi Tidak Bisa Dibangun Sendiri
Wakil Bupati Bulungan, Kilat, menegaskan bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak bisa dilakukan pemerintah seorang diri. Diperlukan kolaborasi nyata antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan pelaku UMKM, di mana KADIN memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi usaha lokal.
"Kita ingin membangun Bulungan tidak hanya bertahan, tetapi naik kelas. Dari usaha kecil menjadi usaha yang lebih kuat, dari pasar lokal mampu menembus pasar regional, nasional, bahkan internasional," ujar Kilat.
Menurutnya, KADIN Bulungan diharapkan mampu menjadi rumah besar bagi para pengusaha dan UMKM, sekaligus berfungsi sebagai jembatan penghubung antara pengusaha dengan pemerintah, perbankan, industri, hingga lembaga pendidikan dan pasar yang lebih luas.
Harapan Perputaran Ekonomi di Bulungan
Wabup Kilat mengapresiasi gelaran Gebyar KADIN Expo 2K26 sebagai langkah konkret dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Ia menilai semakin banyak kegiatan ekonomi yang digelar, semakin banyak pula lapangan kerja dan peluang usaha yang tercipta.
"Semakin banyak kegiatan ekonomi, semakin banyak pula lapangan kerja, peluang usaha, peningkatan pendapatan masyarakat dan perputaran ekonomi lokal yang tercipta," katanya.
Pameran ini diharapkan menjadi momentum bagi UMKM Bulungan untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkuat daya saing produk lokal di tingkat regional maupun nasional.