TARAKAN — Pemandangan berbeda tersaji di perairan Tarakan saat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ahad (23/8/2026). Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., tidak sekadar membuka Speedboat Race dari podium, tetapi turun langsung ke atas speedboat dan memegang kemudi dalam parade Safe Race bersama jajaran Forkopimda.
Di tengah deru mesin dan antusiasme warga yang memadati kawasan pesisir, Gubernur Zainal terlihat ikut mengendalikan laju speedboat. Momen ini menjadi simbol bahwa pemerintah daerah hadir langsung di tengah masyarakat pesisir, bukan hanya sebagai penonton di arena perlombaan.
Bukan Sekadar Lomba Balap Air
Gubernur Zainal menegaskan Speedboat Race memiliki nilai yang jauh lebih luas dari sekadar kompetisi menentukan siapa yang tercepat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengembangkan potensi maritim Kaltara sekaligus memperkenalkan karakter daerah ke khalayak yang lebih luas.
"Kegiatan speedboat race ini memiliki nilai yang jauh lebih luas daripada sekadar kompetisi olahraga," ungkapnya.
Menurut Gubernur Zainal, Kalimantan Utara dianugerahi bentang sungai yang megah, kawasan pesisir, dan wilayah perairan luas yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi daya tarik sport tourism berbasis maritim.
Antusiasme Warga Jadi Modal Pengembangan Wisata
Sepanjang kawasan pesisir Tarakan, warga berbondong-bondong menyaksikan speedboat yang melintas dan para peserta yang bersiap berlomba. Gubernur Zainal mengakui tingginya animo masyarakat tersebut menjadi daya tarik tersendiri dari kegiatan ini.
"Ini luar biasa di Kota Tarakan begitu ramai. Masyarakat begitu antusias menyaksikan jalannya lomba ini," tuturnya.
Ia menilai kehadiran penonton sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menikmati potensi daerahnya sendiri. Menurutnya, olahraga speedboat dan pariwisata dapat berjalan beriringan dalam satu kemasan kegiatan.
Target: Masuk Kalender Wisata Daerah
Gubernur Zainal berharap Speedboat Race tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Ia mendorong turnamen ini terus dikembangkan menjadi agenda wisata daerah yang mampu mempromosikan Provinsi Kalimantan Utara ke kancah yang lebih luas.
"Saya berharap turnamen-turnamen seperti ini dapat terus dikembangkan menjadi agenda kalender wisata daerah yang mampu mempromosikan Provinsi Kalimantan Utara ke kancah yang lebih luas," pungkasnya.
Keterlibatan langsung Gubernur dalam parade Safe Race menjadi gambaran bagaimana potensi laut dikemas dalam kegiatan yang menarik. Bagi Kaltara, laut bukan hanya jalur transportasi dan sumber kehidupan, tetapi juga ruang olahraga dan wisata yang menjanjikan.