Pencarian

Bupati Nunukan Panen Perdana Semangka dan Jagung di Selisun, 13 Hektare Lahan Disiapkan Jadi Kampung Hortikultura

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 16:09:01 WIB
Bupati Nunukan Panen Perdana Semangka dan Jagung di Selisun, 13 Hektare Lahan Disiapkan Jadi Kampung Hortikultura
Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, meninjau kualitas semangka dan jagung manis pada panen perdana Kelompok Tani Harapan Sejahtera di Kampung Baru, Kelurahan Selisun.

NUNUKAN — Hamparan lahan di Kampung Baru, Kelurahan Selisun, akhirnya menunjukkan hasil. Kelompok Tani Harapan Sejahtera memetik buah semangka dan memanen jagung manis untuk pertama kalinya, sebuah pencapaian yang langsung disambut Bupati Nunukan H. Irwan Sabri di lokasi, Jumat (21/8/2026).

Panen perdana ini bukan sekadar seremoni. Bagi pemerintah daerah, hasil di lapangan menjadi bukti bahwa lahan seluas 13 hektare itu punya prospek besar untuk dikembangkan sebagai sentra hortikultura baru di Nunukan.

Dukungan Pupuk Jadi Syarat Keberlanjutan Produksi

Di tengah hamparan tanaman, Irwan Sabri meninjau langsung kualitas semangka dan jagung manis yang dihasilkan para petani. Apresiasi diberikan kepada Alimuddin dan seluruh anggota kelompok tani yang dinilai gigih mengolah lahan hingga menghasilkan panen perdana.

“Kita ingin pertanian hortikultura semakin maju, produksinya meningkat, kualitasnya semakin baik, dan tentu hasilnya dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani,” kata Irwan di sela-sela kegiatan.

Meski potensi lahan menjanjikan, para petani menyampaikan satu kebutuhan mendesak: ketersediaan pupuk. Irwan memastikan pemerintah kabupaten akan menyalurkan bantuan pupuk serta sarana pendukung lainnya melalui program-program yang telah disiapkan.

Bibit Baru Disiapkan untuk Diversifikasi Tanaman

Pengembangan pertanian di Selisun tidak berhenti pada satu kali panen. Dalam kesempatan yang sama, pemerintah daerah menyerahkan bantuan bibit jagung dan cabai rawit kepada kelompok tani.

Langkah ini diambil agar lahan tidak bergantung pada satu komoditas semata. Diversifikasi tanaman dinilai penting untuk menjaga produktivitas lahan tetap tinggi sekaligus memberi lebih banyak pilihan bagi petani untuk meningkatkan pendapatan.

Prioritas Pasar: Penuhi Dulu Kebutuhan Warga Nunukan

Persoalan pemasaran juga menjadi perhatian serius bupati. Irwan menegaskan hasil panen petani Selisun harus diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Nunukan terlebih dahulu.

“Penuhi dulu kebutuhan masyarakat di Kabupaten Nunukan. Kalau sudah terpenuhi, selebihnya boleh dijual keluar Nunukan. Hasil panen para petani ini sangat laku dan selalu ditunggu oleh pembeli,” jelasnya.

Kebijakan ini dirancang untuk memperkuat rantai pasok pangan lokal. Petani mendapatkan kepastian pasar, sementara masyarakat Nunukan memperoleh pasokan sayur dan buah dari daerah sendiri tanpa harus bergantung pada daerah lain.

Dari Lahan Selisun, Menanam Harapan untuk Nunukan

Bagi Kelompok Tani Harapan Sejahtera, panen perdana adalah buah dari kerja panjang: menyiapkan lahan, menanam, merawat, hingga menunggu waktu panen tiba. Semangka dan jagung manis yang dipetik hari itu menjadi bukti bahwa lahan tersebut mampu menghasilkan nilai ekonomi.

Tantangan ke depan adalah menjaga agar hasil ini terus meningkat. Jika 13 hektare lahan dikelola secara optimal, Selisun berpeluang menjadi salah satu sumber pangan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat Nunukan.

Panen perdana hanyalah awal. Dari lahan Selisun, para petani menanam harapan agar sektor pertanian Nunukan semakin kuat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakatnya sendiri.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: swaraborneo.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks