NUNUKAN — Gelaran upacara kemerdekaan di wilayah perbatasan kali ini berlangsung berbeda. Ribuan warga dari Kecamatan Lumbis, Lumbis Ogong, Lumbis Pansiangan, dan Lumbis Hulu kompak memadati Lapangan Aji Kuning untuk bersama-sama merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Hermanus yang memimpin jalannya upacara mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat. Ia menilai kehadiran ribuan warga dari empat kecamatan dalam satu titik menjadi bukti nyata kuatnya semangat kebersamaan di Lumbis Raya.
Momen Kebersamaan di Perbatasan
Upacara yang diikuti perwakilan dari 28 desa ini dihadiri sejumlah pejabat penting. Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Anto Bolokot, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Hendrawan, serta para camat dari empat kecamatan terlihat hadir di barisan utama.
Unsur TNI-Polri, tokoh adat, veteran, kepala sekolah, hingga pelajar turut mengambil bagian. Brigpol Ardianto, S.H., dipercaya sebagai Komandan Upacara, sementara Briptu Andi Afif Iras bertugas sebagai Perwira Upacara.
Rangkaian Khidmat dan Sambutan Hangat untuk Wabup
Pengibaran Sang Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya membuka rangkaian upacara. Mengheningkan cipta, pembacaan detik-detik Proklamasi, Naskah Proklamasi, hingga doa berlangsung lancar tanpa hambatan.
Usai upacara, Hermanus tidak langsung meninggalkan lokasi. Ia menyusuri barisan peserta untuk menyapa dan menyalami warga, terutama para pelajar yang menyambutnya dengan antusias.
Semangat Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremonial
Hermanus menegaskan bahwa peringatan 17 Agustus tidak boleh berhenti pada kegiatan tahunan. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
“Peringatan 17 Agustus jangan hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Kita harus memaknainya sebagai momentum untuk meneruskan perjuangan para pahlawan dengan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan bangsa dan daerah,” ujarnya dalam sambutan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan panitia yang telah bekerja keras sehingga pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat berjalan dengan sukses, tertib, dan lancar,” tambah Hermanus.
Drama Kolosal dari Siswa SDN 001 Lumbis Curi Perhatian
Kemeriahan peringatan kemerdekaan di Lumbis Raya tidak berhenti pada upacara. Penampilan marching band, fashion show, hingga drama kolosal turut memeriahkan acara.
Perhatian khusus Hermanus tertuju pada drama kolosal yang dibawakan siswa-siswi SDN 001 Lumbis. Pertunjukan yang menggambarkan perjuangan para pahlawan merebut dan mempertahankan Sang Merah Putih itu dinilai sebagai media pembelajaran sejarah yang efektif bagi generasi muda.
“Drama kolosal ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal sejarah perjuangan bangsa. Semangat nasionalisme harus terus ditanamkan sejak dini agar generasi muda memahami bahwa kemerdekaan yang kita nikmati saat ini diperoleh melalui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan,” ungkapnya.
Modal Sosial Pembangunan di Wilayah Perbatasan
Hermanus berharap kebersamaan yang terjalin dalam peringatan ini menjadi modal sosial untuk mendukung pembangunan di wilayah perbatasan. Pemerintah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.
“Kita berharap masyarakat di wilayah ini terus menjaga kebersamaan, bergotong royong, dan meningkatkan partisipasi dalam pembangunan. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tuturnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 09.00 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.