KALIMANTAN UTARA — Presiden Direktur HIM, Denny Siregar, mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan kelanjutan produksi Neta di Indonesia. Kondisi ini berkaitan langsung dengan situasi yang tengah dihadapi Neta di negara asalnya, China, yang memaksa merek tersebut menjalani restrukturisasi.
"Kalau kami, komunikasi masih. Tapi kalau untuk kelanjutan, Neta sendiri yang bisa jawab," ujar Denny di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (13/8).
Angka Distribusi Masih Tercatat di Gaikindo
Meski lini perakitan berhenti, data penjualan Neta di Indonesia masih menunjukkan pergerakan. Berdasarkan catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer masih berjalan hingga Juli dengan total 116 unit. Angka retail pada periode yang sama tercatat lebih tinggi, yakni 301 unit.
Angka tersebut kemungkinan besar berasal dari stok yang sudah diproduksi sebelumnya. Pasalnya, HIM menegaskan kegiatan produksi sudah dihentikan sementara sejak 2024.
Jaringan Layanan Purna Jual Dirombak Total
Menjawab kekhawatiran pemilik, Neta Auto Indonesia memperbarui daftar outlet layanan resmi. Kini cakupan servis tidak lagi bergantung pada jaringan dealer konvensional yang sebagian besar sudah tutup.
Dua mitra layanan baru yang ditunjuk adalah Otoklix yang menjangkau semua kota di Indonesia, serta Anma Mobil yang beralamat di Jl KH Hasyim Ashari Nomor 44 Cipondoh, Tangerang. Neta menyebut akan terus menambah mitra layanan di masa mendatang.
Garansi dan Ketersediaan Suku Cadang Jadi Prioritas
Neta menegaskan komitmennya terhadap pemilik yang unitnya masih dalam masa garansi. Pabrikan memastikan stok suku cadang dalam kondisi cukup dan tidak akan melakukan penyesuaian kebijakan.
"Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan kepada sebagian pemilik mobil," demikian pernyataan resmi Neta.
Langkah ini diambil di tengah penutupan sejumlah dealer di berbagai wilayah, yang bahkan sebagian lokasinya sudah berganti menjadi merek lain. Hingga pengumuman ini dirilis, Neta belum menginformasikan jumlah pasti dealer yang masih beroperasi.
Bagi pemilik Neta yang membutuhkan layanan, disarankan menghubungi mitra resmi yang telah ditunjuk untuk memastikan ketersediaan komponen dan jadwal perbaikan.