KALIMANTAN UTARA — Kangen dengan ketukan tombol QWERTY fisik yang dulu identik dengan BlackBerry? Clicks Technology menjawabnya lewat Power Keyboard, aksesori yang tidak sekadar menempel di layar, tapi dirancang sebagai keyboard geser yang bisa dipasang ke berbagai smartphone modern. Kami mengulasnya berdasarkan spesifikasi resmi dan detail pengiriman yang diumumkan perusahaan, karena produk ini masih dalam tahap distribusi awal ke konsumen.
Desain Slider: Layar Tetap Utuh, Keyboard Muncul Saat Dibutuhkan
Berbeda dari Clicks Keyboard Case yang dibuat khusus untuk model ponsel tertentu, Power Keyboard mengusung desain universal dengan mekanisme slider. Keyboard tersembunyi di bawah ponsel dan bisa digeser keluar saat ingin digunakan. Ini solusi menarik karena pengguna tidak perlu mengorbankan luas layar modern demi mendapatkan tombol fisik.
Mekanisme slider-nya punya beberapa posisi penyesuaian, sehingga bisa mengakomodasi smartphone standar hingga varian besar seperti iPhone Pro Max atau perangkat lipat. Clicks mengklaim produk ini telah diuji dengan iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, iPhone 16 Pro, Pixel 9, dan perangkat Galaxy Fold.
Konektivitas Universal: MagSafe, Qi2, dan Bluetooth untuk Semua Perangkat
Power Keyboard mengandalkan MagSafe atau Qi2 untuk menempel ke bodi belakang ponsel. Bagi pengguna smartphone Android yang tidak punya magnet internal, Clicks menyediakan opsi magnetic ring tambahan atau casing kompatibel. Koneksi keyboard sendiri tetap berjalan lewat Bluetooth, jadi kompatibilitasnya tidak terbatas pada iPhone.
Yang menarik, perangkat ini tidak hanya bisa digunakan dengan smartphone. Clicks menyebut keyboard tersebut dapat dipasangkan ke iPad, Apple TV, bahkan Apple Vision Pro selama perangkat mendukung keyboard Bluetooth. Fleksibilitas ini menjadikannya aksesori serbaguna, bukan sekadar casing keyboard biasa.
Daya Ganda: Keyboard Tetap Awet, Ponsel Ikut Terisi
Di dalam bodi Power Keyboard tertanam baterai 2.300 mAh. Pembagian dayanya menarik: secara default, 500 mAh dicadangkan khusus untuk operasional keyboard, sedangkan sisanya bisa dialihkan untuk mengisi daya ponsel secara nirkabel. Pengguna bisa mengatur rasio pembagian daya tersebut melalui aplikasi Clicks.
Konsep ini menjawab salah satu kelemahan keyboard Bluetooth pada umumnya yang sering kehabisan baterai di saat genting. Dengan cadangan daya khusus, keyboard dijamin tetap berfungsi meski kapasitas utama sedang dipakai untuk mengisi ulang ponsel.
Ketersediaan dan Harga: Pengiriman Berjalan, Nasib di Indonesia Masih Tanda Tanya
Clicks Technology mulai mengirimkan Power Keyboard ke para pemesan awal. Per 3 Agustus 2026, sekitar 75% unit Batch 1 telah dikirim. Harga resminya USD 99 atau sekitar Rp1,6 juta dengan kurs estimasi Rp16.000.
Belum ada kepastian kapan produk ini masuk pasar Indonesia. Untuk yang berminat, opsi pembelian langsung dari situs resmi Clicks dengan biaya pengiriman internasional bisa menjadi pertimbangan, meski harus memperhitungkan pajak impor dan ongkos kirim yang bisa menambah total biaya.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
- Harga belum termasuk ongkir dan pajak impor — total biaya bisa membengkak signifikan jika dikirim ke Indonesia.
- Ketebalan perangkat bertambah — dengan baterai 2.300 mAh dan mekanisme slider, bobot dan dimensi ponsel akan meningkat cukup terasa.
- Kompatibilitas casing — pengguna yang sudah memakai casing pelindung mungkin harus melepasnya agar magnet MagSafe/Qi2 bisa menempel sempurna.
- Ketahanan mekanisme slider jangka panjang — belum ada data uji durabilitas untuk penggunaan harian dalam beberapa bulan, jadi perlu diwaspadai potensi keausan komponen geser.
Verdict: Nostalgia Fungsional, Tapi Bukan untuk Semua Orang
Clicks Power Keyboard adalah produk niche yang jelas menyasar pengguna yang merindukan pengalaman mengetik fisik tanpa harus meninggalkan ekosistem smartphone modern. Fitur dual-function sebagai power bank nirkabel adalah nilai tambah yang cerdas, dan kompatibilitas lintas perangkat (iPhone, Android, iPad, bahkan Apple TV) membuatnya lebih fleksibel dari keyboard Bluetooth biasa.
Namun, dengan harga Rp1,6 juta sebelum biaya tambahan, aksesori ini bukan barang impulsif. Cocok buat Anda yang sering mengetik dokumen panjang di ponsel dan butuh akurasi tombol fisik, atau kolektor yang ingin bernostalgia dengan era BlackBerry. Kurang cocok untuk pengguna yang mengutamakan mobilitas ringan atau sudah nyaman dengan keyboard virtual dan swipe typing di layar sentuh.