Pencarian

35 Personel Gabungan Polda Kaltara Padamkan Kebakaran Lahan Gambut 2 Hektare di Tanjung Selor, Api Merambat ke Tebing

Rabu, 05 Agustus 2026 • 23:06:01 WIB
35 Personel Gabungan Polda Kaltara Padamkan Kebakaran Lahan Gambut 2 Hektare di Tanjung Selor, Api Merambat ke Tebing
Petugas gabungan memadamkan api yang melahap lahan gambut seluas dua hektare di Tanjung Selor.

BULUNGAN — Upaya pemadaman kebakaran lahan gambut di Tanjung Selor melibatkan dua unit utama kepolisian. Direktorat Samapta mengerahkan 20 personel di bawah pimpinan Ipda Wisnu Krida Bayu Pamungkas, sementara Satbrimobda memberangkatkan 15 personel yang dipimpin Iptu Muji Santoso.

Mereka bergerak sejak pukul 11.30 WITA setelah menerima laporan adanya titik api di kawasan perkebunan milik warga. Armada berat seperti mobil Armoured Water Cannon (AWC), kendaraan Karhutla, hingga Isuzu D-Max dikerahkan untuk menembus lokasi yang berada di pinggir jalan poros antar kabupaten tersebut.

Medan Tebing dan Angin Kencang Jadi Hambatan Utama di Lapangan

Proses pemadaman tidak berjalan mulus. Petugas harus berhadapan dengan kondisi tebing yang berjarak sekitar 100 meter dari akses kendaraan, membuat pendistribusian selang air menjadi pekerjaan berat.

Karakteristik tanah gambut yang mudah menyimpan bara di bawah permukaan menjadi tantangan tersendiri. Terpaan angin kencang dan minimnya sumber air di sekitar lokasi memaksa tim bekerja ekstra untuk memastikan api tidak menyebar ke hutan lebat yang mengelilingi lahan.

Tim gabungan menggunakan mesin pompa air yang disuplai langsung dari mobil AWC Satbrimobda. Rangkaian fire hose diarahkan untuk mengisolasi pergerakan api agar tidak merambah area yang lebih luas.

Pendinginan Mendalam Dilakukan untuk Matikan Bara di Bawah Sekam

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas tidak langsung menarik mundur pasukan. Proses cooling down atau pendinginan dilakukan secara mendalam untuk mematikan sisa bara dan sekam yang masih menyala di bawah permukaan tanah.

Langkah ini dinilai krusial karena lahan gambut berpotensi memicu kebakaran susulan jika bara di lapisan bawah tidak benar-benar mati. Petugas memastikan seluruh titik api padam dan kondisi dinyatakan aman tanpa korban jiwa.

Direktur Samapta Polda Kaltara menegaskan bahwa respons cepat ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam mengantisipasi dampak karhutla yang lebih luas di wilayah Kalimantan Utara.

"Personel di lapangan bergerak cepat, tepat, dan terukur untuk memastikan api benar-benar padam hingga ke lapisan sekam bawah tanah. Langkah ini sangat krusial agar kobaran api tidak meluas ke area hutan lebat di sekitarnya serta tidak menimbulkan korban jiwa, baik dari masyarakat maupun petugas," ujar Dirsamapta Polda Kaltara.

Koordinasi dengan Polresta Bulungan untuk Investigasi Penyebab Kebakaran

Usai memastikan lokasi aman, pihak Dit Samapta Polda Kaltara berkoordinasi dengan Piket Pamapta Polresta Bulungan. Koordinasi ini dilakukan untuk penanganan lanjutan serta investigasi guna mengungkap penyebab pasti kebakaran lahan perkebunan tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya kerentanan kebakaran lahan di wilayah gambut Kalimantan Utara, terutama saat kondisi angin kencang dan cuaca kering melanda kawasan tersebut.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fokusborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks