Pencarian

Uji BYD M6 DM di Rute Medan-Berastagi: Konsumsi 79 Km/Liter, Tapi Catat Angka Rata-ratanya

Kamis, 30 Juli 2026 • 09:36:31 WIB
Uji BYD M6 DM di Rute Medan-Berastagi: Konsumsi 79 Km/Liter, Tapi Catat Angka Rata-ratanya
BYD M6 DM mencatat konsumsi bahan bakar 79 kilometer per liter pada rute pengujian Medan-Berastagi.

KALIMANTAN UTARA — BYD membawa M6 DM ke Medan untuk pengujian kedua setelah rute Jakarta-Sentul-Serpong. Kali ini, konturnya jauh lebih menantang: jalan berkelok, tanjakan panjang, dan turunan curam khas dataran tinggi Sumatera Utara. Rute yang dipilih menghubungkan Medan menuju Berastagi, memutar lewat Pancur Batu, lalu kembali ke Medan — total sekitar 150 kilometer.

Hasil Uji: 79 Km/Liter di Tanjakan, Tapi Bukan Angka Mutlak

Dari 11 unit BYD M6 DM yang diuji, hasil konsumsi BBM terbaik mencatatkan 79 kilometer per liter. Dengan angka itu, biaya per kilometer hanya Rp244, dengan konsumsi bahan bakar 1,89 liter dan penggunaan baterai 7,1 kWh untuk menempuh seluruh rute.

Namun, angka terbaik itu tidak mewakili seluruh peserta. Data rata-rata dari 11 unit justru lebih penting untuk diperhatikan — karena menunjukkan beban kerja mesin bensin di jalur menanjak yang sebenarnya. Sayangnya, bahan artikel ini tidak menyebutkan angka rata-rata tersebut secara eksplisit, jadi patut dicatat bahwa 79 km/liter adalah kondisi optimal, bukan konsumsi tipikal harian.

Karakter Rute: Perbukitan Berkesinambungan vs Tol Datar

Rute Medan-Berastagi-Pancur Batu-Medan didominasi dataran tinggi dan perbukitan. Berbeda dengan kombinasi tol dan jalan kota yang mendominasi rute uji Jakarta, medan ini memiliki rangkaian tanjakan, turunan, dan tikungan yang berkesinambungan. Kondisi seperti ini menguji performa sistem hybrid M6 DM secara lebih realistis — terutama saat mesin bensin harus bekerja ekstra di tanjakan dan sistem regenerasi mengisi baterai di turunan.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Beli

  • Konsumsi BBM sangat tergantung medan: Angka 79 km/liter didapat di rute spesifik dengan banyak turunan yang membantu regenerasi baterai. Di rute datar atau macet, angkanya pasti berbeda.
  • Pengujian BYD sendiri: Seluruh data berasal dari pengujian yang difasilitasi pabrikan. Meskipun rutenya menantang, tetap ada potensi bias — seperti teknik mengemudi yang dioptimalkan untuk efisiensi.
  • Tidak ada data rata-rata: Tanpa angka rata-rata dari 11 unit, sulit menilai konsumsi BBM tipikal di tangan pengguna biasa. Klaim 79 km/liter sebaiknya dianggap sebagai best-case scenario.
  • Biaya per kilometer Rp244: Angka ini menggabungkan bensin dan listrik. Jika pengisian daya dilakukan di rumah dengan tarif listrik rumah tangga, biaya operasional harian bisa lebih rendah lagi.

Verdict: Irit di Rute Menantang, Tapi Jangan Abaikan Angka Rata-rata

BYD M6 DM membuktikan sistem hybrid-nya bisa bekerja efisien di jalur perbukitan Berastagi. Catatan 79 km/liter adalah pencapaian teknis yang impresif. Namun, sebagai pembeli yang akan mengeluarkan puluhan juta rupiah, jangan jadikan angka terbaik itu sebagai patokan utama. Tunggu data konsumsi rata-rata dari pengguna independen atau review jangka panjang untuk gambaran yang lebih jujur soal irit tidaknya MPV hybrid ini di kondisi jalan Indonesia sehari-hari.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otomotif.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks