Pencarian

Kapolda Kaltara Irjen Agus Wijayanto Perkenalkan Lima Pilar di Apel Perdana, Fokus pada Perbatasan dan Pelayanan Publik

Senin, 13 Juli 2026 • 12:28:31 WIB
Kapolda Kaltara Irjen Agus Wijayanto Perkenalkan Lima Pilar di Apel Perdana, Fokus pada Perbatasan dan Pelayanan Publik
Kapolda Kaltara Irjen Agus Wijayanto memperkenalkan Lima Pilar sebagai pedoman tugas personel Polda.

TANJUNG SELOR — Irjen Pol Agus Wijayanto langsung menekankan penguatan keamanan di wilayah perbatasan sebagai prioritas utama. Kondisi geografis Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, menurutnya, membutuhkan kesiapsiagaan ekstra dan penguatan tugas kepolisian di lapangan.

Lima Pilar yang Jadi Pedoman Personel

Lima pilar yang diperkenalkan Kapolda bukan sekadar slogan. Dalam arahannya, Irjen Agus merinci bahwa setiap pilar memiliki implikasi langsung terhadap cara bertugas. Wilayah Aman berarti jajaran harus mampu menjaga stabilitas keamanan di tengah dinamika sosial yang kian kompleks. Institusi Kuat menuntut pengawasan internal yang ketat untuk mencegah pelanggaran disiplin dan kode etik.

"Seluruh tugas tersebut harus dilaksanakan secara profesional, humanis, responsif, transparan, dan akuntabel guna menjaga marwah institusi serta memperkuat kepercayaan publik," tegasnya di hadapan personel.

Pelayanan 110 Harus Jadi Respons Cepat Warga

Di bidang pelayanan publik, Kapolda meminta jajarannya mengoptimalkan layanan kepolisian, termasuk nomor darurat 110. Masyarakat diharapkan mendapat respons cepat setiap kali membutuhkan kehadiran polisi. Hal ini menjadi salah satu indikator keberhasilan pilar Melayani Masyarakat.

Irjen Agus juga menyoroti pentingnya sinergi dengan pemangku kepentingan lain. Personel diminta membangun kekompakan internal serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.

Integritas Lebih Penting dari Pangkat dan Seragam

Dalam apel perdananya, Kapolda memberikan pesan keras terkait moralitas anggota. Ia menegaskan bahwa kepercayaan publik tidak bisa dibangun hanya dengan atribut kepolisian.

"Kepercayaan masyarakat tidak dibangun dengan pangkat dan seragam, tetapi dengan kehadiran, ketulusan pelayanan, serta keberanian menjaga amanah dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar Irjen Pol Agus Wijayanto.

Ia menambahkan, kehormatan seorang polisi lahir dari sikap dan tanggung jawab kepada masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan terhadap anggota diperketat untuk mencegah perilaku yang bisa mencederai institusi.

Tantangan Polri di Era Digital dan Sosial Dinamis

Kapolda mengingatkan bahwa tantangan tugas Polri terus berkembang. Polisi tidak hanya dituntut melakukan penegakan hukum, tetapi juga merawat harmoni sosial di tengah perkembangan teknologi dan dinamika masyarakat.

"Marilah kita bekerja dengan pantas, profesional, dan berintegritas. Kehormatan seorang anggota Polri lahir dari sikap, pelayanan, dan tanggung jawabnya kepada masyarakat," pungkasnya mengakhiri arahan.

Apel perdana ini menjadi penanda dimulainya kepemimpinan Irjen Pol Agus Wijayanto di Polda Kalimantan Utara, dengan penguatan keamanan perbatasan, pelayanan publik, dan integritas anggota sebagai fondasi utama.

Bagikan
Sumber: kaltaragrande.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks