Pencarian

BYD Seagull Generasi Baru Terungkap di China, Dimensi dan Tenaga Membesar Signifikan

Sabtu, 11 Juli 2026 • 23:48:31 WIB
BYD Seagull Generasi Baru Terungkap di China, Dimensi dan Tenaga Membesar Signifikan
BYD Seagull generasi baru hadir dengan dimensi lebih besar dan tenaga motor listrik meningkat signifikan.

KALIMANTAN UTARA — Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China merilis dokumen homologasi BYD Seagull terbaru pada 10 Juli 2026. Bocoran resmi ini memperlihatkan perubahan fundamental pada hatchback listrik perkotaan tersebut, mulai dari ukuran bodi yang nyaris menyamai BYD Dolphin hingga lompatan tenaga motor listrik yang mencapai 127 Tk.

Dimensi Bertambah 425 mm, Wheelbase Kini 2.650 mm

Berdasarkan data MIIT, panjang Seagull terbaru mencapai 4.205 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.570 mm. Jarak sumbu roda ikut diregangkan menjadi 2.650 mm atau lebih panjang 150 mm dari model sebelumnya.

Pertumbuhan panjang bodi mencapai 425 mm, membuat Seagull generasi kedua ini kini bertengger di segmen yang sama dengan BYD Dolphin. Bobot kosong varian standar tercatat 1.180 kg, sementara varian tertinggi mencapai 1.255 kg dengan GVW 1.630 kg.

Motor Permanent Magnet 95 kW Gantikan Mesin 55 kW Lama

Performa menjadi sektor yang mendapat peningkatan paling signifikan. Motor listrik permanent magnet synchronous kode TZ164XYB buatan Zhengzhou BYD Auto Co., Ltd. menghasilkan tenaga 95 kW.

Angka ini melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan motor 55 kW pada Seagull generasi pertama yang setara 75 Tk. Kecepatan maksimum pun naik menjadi 150 km per jam.

BYD masih setia pada baterai lithium iron phosphate (LFP) yang dipasok oleh Shaoxing FinDreams Battery Co., Ltd. Perusahaan yang sama juga merakit paket baterai secara utuh.

Fitur ADAS Lebih Canggih, Siap untuk Kamera dan Lidar

Dokumen homologasi juga mengungkapkan kesiapan Seagull anyar mengadopsi fitur bantuan berkendara yang lebih kompleks. Salah satu opsinya adalah kamera yang terintegrasi pada lampu rem atas.

Prototipe Seagull yang dibekali sensor lidar sebelumnya sempat tertangkap kamera saat uji jalan. Hal ini mengindikasikan bahwa BYD mempersiapkan varian dengan kemampuan ADAS level lebih tinggi ke depannya.

BYD turut menyediakan aksesori eksterior seperti pelek aerodinamis, ornamen fender, lis side skirt, dan emblem yang disesuaikan dengan masing-masing pasar. Semua varian menggunakan ban 205/60 R16 untuk konfigurasi lima penumpang.

Penjualan Tertinggal Jauh dari Geely EX2 di Pasar China

Pembaruan ini dilakukan di tengah tekanan persaingan ketat di segmen mobil listrik perkotaan China. Pada Juni 2026, Geely EX2 (Xingyuan) mencatat penjualan 33.359 unit di pasar domestik.

Sementara itu, BYD Seagull hanya membukukan penjualan 9.825 unit pada periode yang sama. Selisih lebih dari 23.000 unit ini menjadi alarm bagi BYD untuk segera menyegarkan produk andalannya di segmen entry-level.

Dampak untuk Indonesia: Atto 1 Berpotensi Mendapat Facelift Besar

Perlu diketahui, BYD Seagull merupakan nama global untuk hatchback listrik yang di Indonesia dipasarkan sebagai BYD Atto 1. Mobil ini resmi meluncur di ajang GIIAS 2025 dan menjadi model BEV termurah yang ditawarkan BYD di pasar Tanah Air.

Kehadiran Seagull generasi terbaru ini berpotensi menjadi gambaran arah pengembangan Atto 1 untuk pasar global, termasuk Indonesia. Jika BYD memutuskan untuk membawa versi terbaru ini, konsumen Indonesia bisa mendapatkan hatchback listrik dengan dimensi lebih lapang dan tenaga dua kali lipat dari model saat ini.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otomotif.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks