KALIMANTAN UTARA — Apple diam-diam menambahkan dukungan untuk dua pabrikan mobil baru dalam fitur car key di iOS 27. Berdasarkan kode yang ditemukan oleh Aaron Perris dari MacRumors pada beta ketiga yang dirilis pekan ini, sistem operasi terbaru Apple kini menyertakan referensi untuk Xiaomi dan Lucid Motors.
Kode Beta iOS 27 Bocorkan Nama Pabrikan Baru
Kode tersebut belum menyebut model spesifik dari kedua merek yang akan mendukung fitur ini. Namun, kehadirannya di versi beta mengindikasikan Apple sudah memasuki tahap integrasi teknis dengan kedua produsen.
Lucid Motors sebelumnya sudah disebut-sebut Apple saat konferensi WWDC 2025 sebagai calon mitra car key. Namun, hingga hari ini belum ada pengumuman resmi lanjutan. Xiaomi, yang baru merilis sedan elektrik SU7 pada 2024, sama sekali belum pernah disebut dalam konteks ini hingga laporan terbaru.
Fitur Car Key: Cara Kerja dan Batasannya
Dengan fitur ini, pengguna bisa menambahkan kunci mobil ke Apple Wallet di iPhone dan Apple Watch. Perangkat tersebut kemudian bisa digunakan untuk mengunci, membuka, dan menyalakan mobil. Implementasi spesifik bervariasi tergantung pabrikan, tetapi platform Apple mendukung passive entry, akses berbasis jarak (proximity-based entry), dan kendali jarak jauh lewat aplikasi Wallet.
Satu keunggulan utama adalah Express Mode. Fitur ini memungkinkan pengguna membuka mobil tanpa harus membuka kunci iPhone dengan Face ID, Touch ID, atau kode sandi. Selain itu, kunci mobil bisa dibagikan ke orang lain lewat iMessage, Mail, atau AirDrop.
Kapan Meluncur? Spekulasi dan Catatan Penting
Belum ada tanggal pasti kapan fitur ini tersedia untuk publik. Fakta bahwa kode acuan sudah muncul di iOS 27 beta 3 mengisyaratkan peluncuran bisa bersamaan dengan rilis publik iOS 27 pada September mendatang.
Kabar ini mengikuti laporan sebelumnya bahwa Apple baru saja menambahkan Volkswagen (VW) ke daftar pabrikan yang mendukung car key di backend sistem mereka. Artinya, ekosistem car key Apple terus meluas secara bertahap.
Dampak untuk Pengguna di Indonesia
Bagi pembaca di Indonesia, fitur ini mungkin masih terasa jauh. Mobil Xiaomi dan Lucid Motors belum resmi dipasarkan di Tanah Air. Namun, ekspansi dukungan ke lebih banyak merek menunjukkan komitmen Apple menjadikan iPhone sebagai pusat kendali kendaraan. Saat pasar mobil listrik global terus tumbuh, bukan tidak mungkin fitur ini akan relevan dalam beberapa tahun ke depan.
Pertanyaan besarnya: apakah pabrikan mobil yang sudah hadir di Indonesia seperti Hyundai, BMW, atau Wuling akan segera mengadopsi fitur ini? Belum ada konfirmasi, tetapi kode di iOS 27 setidaknya memberi sinyal bahwa Apple terus membangun fondasi untuk masa depan mobilitas yang terintegrasi.