KALIMANTAN UTARA — Perombakan besar-besaran dilakukan KAI terhadap gerbung makan di kereta jarak jauh. Hingga pertengahan 2026, sebanyak 17 Kereta Makan M1 garapan Balai Yasa Tegal sudah resmi melayani penumpang. Empat unit di antaranya selesai pada 2024, dan 13 unit lainnya menyusul pada 2025.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan kereta makan bukan sekadar tempat makan. “Selain menjadi tempat menikmati makanan dan minuman, ruang ini juga dimanfaatkan pelanggan untuk beristirahat sejenak dan menikmati suasana perjalanan,” ujarnya di Jakarta, Senin (29/6/2026).
Interior Lebih Fungsional, Uji Keselamatan Ketat
Proses modifikasi tak hanya sekadar cat ulang. Balai Yasa Tegal melakukan pemeriksaan total: dari rangka dasar, bogie, sistem pengereman, hingga instalasi kelistrikan. Setiap unit wajib lolos uji kualitas sebelum dioperasikan.
Dari sisi interior, tata ruang dibuat lebih fungsional. Pencahayaan diperbaiki, pengaturan tempat duduk dibuat lebih nyaman. Tujuannya agar penumpang bisa lebih leluasa menikmati hidangan atau sekadar bersantai selama perjalanan panjang.
Anne menambahkan, modernisasi ini juga mendukung KAI Services dalam menyajikan makanan dan minuman dengan fasilitas yang lebih tertata. “KAI mengapresiasi seluruh insan Balai Yasa Tegal yang terus menjaga kualitas sarana melalui keahlian dan ketelitian dalam bekerja,” katanya.
Satu Kereta Baru Sudah Melayani Rute Sumsel
Salah satu kereta hasil peningkatan terbaru sudah dioperasikan di Divre III Palembang. Kereta Makan M1 itu kini melayani KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuklinggau pulang pergi. Kehadirannya diharapkan meningkatkan kenyamanan pelanggan di Sumatra Selatan.
Sementara itu, 10 unit Kereta Makan M1 lainnya masih dikerjakan di Balai Yasa Tegal pada 2026. Prosesnya meliputi perbaikan komponen, penataan interior, hingga pengujian keselamatan. “Sebanyak 17 unit yang telah beroperasi sudah dapat dimanfaatkan pelanggan, sedangkan 10 unit yang saat ini diproses akan semakin memperkuat kualitas layanan KAI,” pungkas Anne.
Dengan tambahan 10 unit ini, total armada kereta makan modern KAI akan mencapai 27 unit. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi pelanggan kereta api jarak jauh di Indonesia.