Pencarian

Tiga Koperasi Merah Putih di Nunukan Terkendala Modal, Gerai Belum Beroperasi Maksimal

Senin, 22 Juni 2026 • 21:40:31 WIB
Tiga Koperasi Merah Putih di Nunukan Terkendala Modal, Gerai Belum Beroperasi Maksimal
Tiga koperasi Merah Putih di Nunukan masih terkendala modal sehingga gerai belum beroperasi maksimal.

NUNUKAN — Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nunukan belum menunjukkan hasil optimal. Dari hasil evaluasi bersama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Nunukan serta Perwakilan BPKP Kalimantan Utara, ditemukan tiga koperasi di Kecamatan Nunukan dan satu koperasi di Kecamatan Nunukan Selatan yang gerainya masih dalam tahap pembangunan.

Gerai Baru Setengah Jadi, Modal Kerja Nol

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa penyelesaian fisik bangunan bukan satu-satunya hambatan. Setelah gerai rampung, koperasi justru dihadapkan pada masalah klasik: ketiadaan dana untuk menggerakkan roda usaha.

"Evaluasi ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kesiapan dan perkembangan operasional koperasi, termasuk progres pembangunan gerai, kesiapan usaha, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan," ujar Siti Hasnah, Kepala Bidang Koperasi DKUKMPP Nunukan, dalam keterangannya, Senin lalu.

Mengapa Koperasi Tak Bisa Jalan Tanpa Modal?

Menurut Siti, tanpa suntikan modal kerja, koperasi mustahil menjalankan unit usaha yang sudah direncanakan. Akibatnya, manfaat ekonomi yang diharapkan mengalir ke anggota dan masyarakat sekitar pun mandek.

"Permodalan menjadi tantangan terbesar saat ini. Setelah gerai selesai dibangun, koperasi tetap membutuhkan modal kerja agar dapat segera beroperasi dan menjalankan berbagai unit usaha yang telah direncanakan," jelasnya.

Program KDKMP sendiri diproyeksikan sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan. Kehadirannya diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, mempercepat perputaran uang di lokal, dan menjadi solusi keuangan bagi warganya.

Pemda Dorong Akses Pembiayaan Segera

Pemerintah daerah kini mendorong agar koperasi yang sudah terbentuk tidak sekadar berdiri secara administratif. Mereka harus segera mendapatkan akses pembiayaan agar benar-benar bisa menjalankan aktivitas usaha produktif.

"Yang paling penting saat ini adalah bagaimana koperasi dapat segera memperoleh dukungan modal usaha. Dengan begitu, KDKMP dapat segera beroperasi, mengembangkan usaha yang produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat sekitar," terang Siti.

Hasil evaluasi gabungan ini akan menjadi bahan acuan untuk menyusun langkah percepatan operasional Koperasi Merah Putih di Nunukan. Keberhasilan program ini, menurut Siti, tidak diukur dari jumlah koperasi yang terbentuk, melainkan dari kemampuannya menggerakkan perekonomian masyarakat.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: benuanta.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks