NUNUKAN — Rumah bukan sekadar tempat berteduh. Bagi TP PKK Kaltara, hunian yang sehat menjadi fondasi utama kesejahteraan sebuah keluarga. Keyakinan itu yang mendorong mereka menggelar sosialisasi di Kantor Bupati Nunukan, Kamis (4/6).
Ketua TP PKK Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., membuka langsung acara tersebut. Ia menekankan bahwa standar rumah layak huni mencakup tiga aspek: kesehatan, keamanan, dan kenyamanan. Ketiganya, menurut dia, saling terkait dan memengaruhi produktivitas anggota keluarga.
Mengapa Standar Rumah Sehat Menjadi Prioritas?
Rahmawati menyebut lingkungan hunian yang buruk kerap menjadi sumber masalah kesehatan dan sosial. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa rumah yang sehat dapat menekan risiko penyakit dan menciptakan suasana kondusif bagi tumbuh kembang anak.
“Rumah yang sehat dan layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan, kenyamanan, keamanan, serta kualitas hidup seluruh anggota keluarga,” kata Rahmawati.
Ia menambahkan, keluarga yang tinggal di lingkungan bersih cenderung lebih mampu mengelola stres dan menjalani pola hidup produktif. Hal ini sejalan dengan program TP PKK yang berfokus pada penguatan ketahanan keluarga dari akar rumput.
Edukasi dan Pendampingan Berkelanjutan
TP PKK Kaltara tidak hanya berhenti pada sosialisasi satu arah. Rahmawati menegaskan komitmen lembaganya untuk memberikan edukasi, pembinaan, dan pendampingan secara berkelanjutan kepada masyarakat Nunukan.
“Kami percaya bahwa keluarga yang tinggal di lingkungan yang sehat akan lebih mampu mewujudkan keluarga yang berkualitas,” ujarnya.
Pendekatan ini dipilih agar perubahan perilaku terkait hunian sehat bisa berlangsung permanen, bukan sekadar seremonial. TP PKK juga menggandeng organisasi perempuan dan unsur masyarakat setempat yang hadir dalam acara tersebut.
Apa Langkah Konkret yang Diharapkan?
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan mampu mengidentifikasi dan memperbaiki kondisi rumah mereka secara mandiri. Mulai dari sirkulasi udara, pencahayaan, hingga pengelolaan limbah rumah tangga menjadi materi yang disampaikan.
Rahmawati berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan kawasan permukiman yang lebih sehat di Kabupaten Nunukan. Ke depannya, TP PKK Kaltara akan memantau implementasi pengetahuan yang sudah diberikan kepada warga.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan serta perwakilan organisasi perempuan setempat.