Pencarian

BI Kaltara Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital Lewat QRIS dan Business Matching, Ini Targetnya

Sabtu, 16 Mei 2026 • 15:13:46 WIB
BI Kaltara Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital Lewat QRIS dan Business Matching, Ini Targetnya
Bank Indonesia Kaltara mendorong UMKM masuk ekosistem digital melalui penggunaan QRIS.

TARAKAN — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Utara tidak hanya mengandalkan sosialisasi untuk mendigitalisasi UMKM. Lembaga itu menjalankan setidaknya lima program pemberdayaan yang menyasar aspek kapasitas usaha, pembayaran digital, hingga akses pembiayaan dan ekspor.

Kepala Perwakilan BI Kaltara, Hasiando Ginsar Manik, mengatakan digitalisasi kini menjadi kebutuhan mendasar. Pola transaksi masyarakat yang bergeser ke digital memaksa UMKM beradaptasi agar produknya tetap relevan dan mampu menjangkau pasar lebih luas.

“Sekarang pola transaksi masyarakat terus berubah ke arah digital. Jadi UMKM juga harus bisa beradaptasi supaya produknya lebih mudah dipasarkan,” ujarnya.

QRIS Jadi Pintu Masuk Ekosistem Digital

Salah satu ujung tombak digitalisasi adalah perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). BI tidak hanya mendorong pemasangan QRIS di lapak, tetapi juga mengintegrasikannya dalam ekosistem ekonomi digital yang terus berkembang di Kaltara.

“Penggunaan QRIS ini bukan hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membantu UMKM masuk ke ekosistem ekonomi digital yang sekarang terus berkembang,” kata Hasiando.

Akses Modal dan Pasar Ekspor Dikawal

Selain pembayaran digital, BI juga memfasilitasi business matching pembiayaan. Program ini mempertemukan pelaku UMKM dengan perbankan dan lembaga pembiayaan agar permodalan tidak lagi menjadi hambatan utama.

“Kami juga terus mendorong agar UMKM di Kaltara memiliki akses pembiayaan yang lebih luas. Dengan begitu, pelaku usaha bisa meningkatkan kapasitas produksi dan mengembangkan usahanya,” jelas Hasiando.

Untuk pasar ekspor, BI memberikan pendampingan dan penguatan kualitas produk. Langkah ini diambil agar produk lokal Kaltara tidak hanya memenuhi standar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar internasional.

Lima Program Pemberdayaan yang Berjalan

Secara rinci, BI menjalankan sejumlah program pemberdayaan di Kaltara, antara lain:

  • Pengembangan tekstil dan kerajinan lokal
  • Onboarding UMKM digital
  • Penguatan rantai nilai halal (halal value chain)
  • Business matching ekspor
  • Business matching pembiayaan

Tak hanya itu, pengembangan pertanian digital dan berkelanjutan juga menjadi fokus untuk meningkatkan produktivitas pelaku usaha di sektor pangan. BI berharap UMKM di Kaltara semakin adaptif terhadap perubahan dan memiliki daya saing yang lebih kuat, baik di pasar lokal maupun global.

Bagikan
Sumber: headlinews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks