TANJUNG SELOR — Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Kawulo Alit di Jalan Perjuangan, Sabanar Baru, Tanjung Selor, Sabtu (9/5/2026). Kehadiran orang nomor dua di Kaltara ini sekaligus untuk menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah kemajemukan masyarakat.
Perayaan yang menandai sewindu berdirinya komunitas tersebut mengangkat tema "Membangun Keberagaman dalam Kepedulian terhadap Kerja Sama". Tema ini dinilai sangat relevan mengingat Kaltara merupakan rumah bagi berbagai suku dan latar belakang budaya yang berbeda.
Keberagaman Sebagai Kekuatan Pembangunan Kaltara
Dalam sambutannya, Wagub Ingkong Ala menekankan bahwa keberagaman merupakan modal sosial yang sangat besar bagi pembangunan daerah. Menurutnya, kerukunan tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus diupayakan melalui komunikasi yang intens dan sikap saling menghormati antarwarga.
"Kaltara dibangun dengan keberagaman. Karena itu, semangat persaudaraan dan kepedulian sosial harus terus kita rawat agar tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis dan damai," ujar Ingkong Ala di hadapan para pengurus dan anggota Kawulo Alit.
Ia menambahkan bahwa budaya gotong royong harus tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan bertetangga. Dengan semangat kebersamaan, setiap tantangan pembangunan di tingkat kelurahan maupun kabupaten akan lebih mudah diselesaikan melalui kolaborasi yang baik.
Peran Komunitas dalam Menjaga Kondusivitas Daerah
Pemerintah Provinsi Kaltara memberikan apresiasi khusus kepada organisasi sosial seperti Kawulo Alit. Wadah ini dinilai efektif dalam mempererat solidaritas dan membantu pemerintah menciptakan suasana yang kondusif untuk kelancaran program pembangunan di daerah.
Ingkong Ala menyebut organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara warga dan pemimpin daerah. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Kalimantan Utara yang makmur dan sejahtera.
"Melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara masyarakat dan pemerintah semakin dekat sehingga semangat membangun daerah dapat dilakukan secara bersama-sama," katanya.
Wagub berharap momentum HUT ke-8 ini tidak hanya menjadi seremonial belaka. Ia mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan empati sosial dan memperkuat sinergi demi kepentingan publik yang lebih luas.
"Dirgahayu Kawulo Alit ke-8. Semoga terus menjadi perekat persatuan dan membawa manfaat bagi masyarakat Kaltara," tutupnya.