KALIMANTAN UTARA — Gol cepat yang diciptakan Uilliam Barros Pereira membawa Persib unggul sejak babak pertama. Kerja sama apik antara Balsa Sekulic dan Berguinho mengirim bola ke kotak penalti, lalu diselesaikan penyerang asal Brasil itu menjadi gol.
Sebelum gol tercipta, Arema tampil agresif dan memberi tekanan ke pertahanan Persib. Namun perlahan tuan rumah keluar dari tekanan dan mulai mengancam. Setelah cooling break, intensitas pertandingan meningkat. Gabriel Mutombo menerima kartu kuning karena melanggar, tetapi skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Persib langsung mengambil inisiatif menekan. Careca mendapat kartu kuning pada menit ke-49 usai melanggar Ikhwan Ali Tanamal. Peluang pertama Maung Bandung datang dari tendangan bebas Luciano Guaycochea—atau Lucho—yang masih melambung di atas mistar.
Pada menit ke-62, tendangan keras Balsa Sekulic berhasil diblok kiper Arema Ady Satrio. Bola pantulan yang disambar Lucho kembali melenceng. Semenit berselang, Arema hampir menyamakan kedudukan lewat Gustavo Henrique yang baru masuk, namun gagal memaksimalkan peluang. Skor tetap 1-0.
Pelatih Persib, Igor Tolic, melakukan tiga pergantian pada menit ke-65. Dion Markx, Dedi Kusnandar, dan Al Hamra Hehanussa masuk menggantikan Ikhwan Ali Tanamal, Luka Menalo, serta Kakang Rudianto. Strategi ini menjaga ritme permainan dan mengamankan keunggulan tipis hingga peluit akhir.
Kemenangan perdana ini menjadi modal penting bagi Persib di Piala Presiden 2026. Arema FC harus segera berbenah setelah gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas yang mereka ciptakan.