KALIMANTAN UTARA — Laga Uruguay kontra Cape Verde akan berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, kick-off pukul 23.00 WIB. Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim yang sama-sama mengincar tiket ke babak 32 besar.
Cape Verde datang dengan modal percaya diri tinggi. Mereka sukses menahan imbang tanpa gol raksasa Spanyol di laga perdana. Hasil itu menjadi bukti bahwa tim debutan ini bukan sekadar pelengkap.
Semangat juang dan disiplin tinggi menjadi kunci keberhasilan Cape Verde meredam agresivitas La Furia Roja. Kini, mereka akan kembali mengandalkan strategi serupa: bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik cepat.
Tekanan justru lebih besar menghinggapi kubu Uruguay. Tim asuhan Marcelo Bielsa hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi. Hasil itu jelas mengecewakan mengingat Uruguay diunggulkan di atas kertas.
Uruguay tampil tanpa daya dan tidak meyakinkan sepanjang laga. Mereka justru tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya menyamakan kedudukan di 30 menit terakhir. "Ini bukan performa yang kami harapkan," ujar Bielsa dalam konferensi pers seusai laga.
Spanyol memuncaki klasemen Grup H dengan empat poin usai menghajar Arab Saudi 4-0. Hasil itu membuat posisi Uruguay dan Cape Verde masih aman. Artinya, belum ada tim yang dipastikan lolos atau tersingkir setelah laga nanti.
Namun, Uruguay wajib menang untuk menjaga asa. Jika kembali imbang, mereka harus bergantung pada hasil laga terakhir melawan Spanyol. Situasi itu tentu tidak ideal bagi La Celeste.
Laga diprediksi berjalan satu arah. Uruguay akan mendominasi penguasaan bola, sementara Cape Verde lebih banyak bertahan. Pertanyaan besarnya: apakah Uruguay punya ketajaman untuk membongkar pertahanan rapat lawan?
Ketidakmampuan mencetak gol sudah menjadi momok bagi Uruguay dalam beberapa tahun terakhir. Namun, kualitas individu pemain seperti Darwin Nunez dan Federico Valverde diyakini bisa menjadi pembeda.
Skor akhir diprediksi 2-0 untuk kemenangan Uruguay. Modal besar bagi Bielsa untuk membawa timnya melangkah ke fase gugur.