BULUNGAN — Sebanyak 30 atlet Kurash dan Sambo dari Kabupaten Bulungan bersaing dalam seleksi internal tahap keempat yang digelar FERKUSHI dan PERSAMBI pada 30–31 Mei 2026. Kegiatan di Aula Brigif 24/Bulungan Cakti, Tanjung Selor, ini menjadi salah satu tahapan krusial dalam menyusun skuad Porprov II Kaltara yang akan digelar di Kabupaten Malinau.
Selama dua hari, para atlet menjalani pertandingan dan evaluasi yang mengukur perkembangan teknik, fisik, serta kesiapan mental. Pada hari pertama, babak kualifikasi dihelat di sejumlah kelas pertandingan. Untuk Kurash, nomor yang dipertandingkan meliputi tanding perorangan dan uzul atau seni. Sementara di Sambo, atlet bersaing di kategori sport dan combat yang menguji teknik, kekuatan, serta strategi bertanding.
Persaingan berlangsung ketat. Para atlet berusaha menunjukkan kemampuan terbaik demi lolos ke tahap berikutnya. Dukungan dari pelatih, orang tua, dan rekan sesama atlet turut memberikan motivasi selama pertandingan. Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan babak eliminasi untuk menentukan atlet-atlet terbaik di masing-masing kelas.
Pembina FERKUSHI sekaligus Ketua PERSAMBI Bulungan, Moh. Jazuli, mengatakan hasil seleksi akan menjadi bahan pertimbangan tim pelatih dalam menyusun skuad Porprov II Kaltara.
Menurut Moh. Jazuli, kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan berkesinambungan yang dijalankan kedua organisasi. Ia menekankan bahwa persiapan menuju Porprov tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan proses panjang, disiplin latihan konsisten, serta komitmen seluruh pihak agar atlet mampu tampil maksimal saat mewakili Bulungan di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan yang kami lakukan secara berkesinambungan. Melalui latihan bersama dan seleksi internal, kami dapat melihat sejauh mana perkembangan atlet setelah menjalani program latihan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi kemampuan teknik, kesiapan mental bertanding, serta membangun kebersamaan antara atlet, pelatih, dan orang tua,” tuturnya.
Moh. Jazuli menjelaskan pembinaan atlet tidak hanya fokus pada peningkatan fisik dan teknik semata. Pembentukan karakter, kedisiplinan, dan mental bertanding yang kuat menjadi perhatian utama. Evaluasi berkala melalui seleksi internal dinilai penting untuk mengetahui perkembangan setiap atlet.
“Kami berharap para atlet semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan, menjaga disiplin selama latihan, dan terus menambah pengalaman bertanding. Semakin sering mereka mengikuti kompetisi dan evaluasi seperti ini, maka mental serta kualitas teknik mereka akan semakin matang. Itu yang menjadi modal penting untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.
FERKUSHI dan PERSAMBI Bulungan optimistis dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di Porprov II Kaltara. Selain aspek kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antar atlet dari berbagai klub, saling bertukar pengalaman, serta membangun semangat sportivitas.