JAKARTA — Pasar saham dan valuta asing Indonesia kompak dibuka di zona merah pada awal pekan ini. IHSG tercatat turun signifikan hingga 138,558 poin, sementara rupiah melemah 33,00 poin atau 0,19 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Data Bloomberg menunjukkan kurs rupiah terhadap dolar AS pagi ini berada di Rp 17.630. Sementara itu, pada perdagangan preopening, IHSG sudah menunjukkan tren negatif dengan turun 94,344 poin (1,40 persen) di level 6.628,976.
Pelemahan IHSG dan rupiah sejalan dengan pergerakan bursa saham regional yang mayoritas tertekan. Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 625,902 poin (1,02 persen) ke 60.783,398, disusul Hang Seng di Hong Kong yang merosot 274,500 poin (1,06 persen) ke 25.688,230.
Indeks Straits Times di Singapura juga melemah 16,089 poin (0,32 persen) ke 4.972,990. Satu-satunya bursa yang mencatatkan penguatan adalah SSE Composite di China yang naik tipis 2,399 poin (0,06 persen) ke 4.137,790.
Tekanan di pasar keuangan domestik ini menjadi perhatian pelaku pasar yang mencermati pergerakan selanjutnya sepanjang hari. Belum ada pernyataan resmi dari otoritas terkait mengenai langkah stabilisasi yang akan diambil menyusul pelemahan di awal pekan ini.