Pencarian

Persijap Jepara Pecat Mario Lemos, Antonio Claudio Ditunjuk Caretaker

Kamis, 15 Oktober 2026 • 18:39:31 WIB
Persijap Jepara Pecat Mario Lemos, Antonio Claudio Ditunjuk Caretaker
Manajemen Persijap Jepara resmi mengakhiri kerja sama dengan Mario Lemos sebagai pelatih kepala.

KALIMANTAN UTARA — Manajemen Persijap Jepara resmi mengakhiri kerja sama dengan Mario Lemos sebagai pelatih kepala, menyusul kekalahan telak 1-6 dari Bali United. Keputusan ini menjadikan Lemos pelatih kedua yang didepak Laskar Kalinyamat meski Super League 2026/2027 baru berjalan empat pekan. Antonio Claudio yang sebelumnya asisten pelatih langsung ditunjuk sebagai caretaker.

Kekalahan 1-6 dari Bali United menjadi pemicu utama pemecatan Mario Lemos. Rangkaian hasil buruk di empat laga terakhir membuat manajemen klub menilai perlu ada pergantian kursi kepelatihan demi menyelamatkan arah tim di kompetisi musim ini.

Rekam jejak Persijap di awal Super League 2026/2027 memang belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Jose Luis 'Tiri' dan kawan-kawan menelan kekalahan beruntun dalam empat pertandingan yang sudah dilakoni, membuat posisi mereka terpuruk di papan bawah.

Pernyataan Resmi Manajemen Persijap Jepara

Melalui akun Instagram resmi klub, manajemen Persijap mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan pelatih asal Portugal tersebut.

"Persijap Jepara resmi mengakhiri kerja sama dengan Mario Lemos sebagai pelatih kepala setelah melalui evaluasi manajemen menyusul kekalahan 1-6 dari Bali United," tulis Persijap dalam pernyataan resminya.

Manajemen menegaskan keputusan pemecatan diambil sebagai langkah pembenahan menyeluruh, bukan sekadar reaksi sesaat terhadap satu hasil buruk.

"Keputusan ini merupakan bagian dari evaluasi dan pembenahan tim demi menjaga arah perjalanan Persijap Jepara dalam menghadapi kompetisi musim ini," lanjut pernyataan klub.

Antonio Claudio Ambil Alih Sementara

Antonio Claudio yang sebelumnya mendampingi Lemos sebagai asisten pelatih langsung ditunjuk mengisi kursi kepelatihan selama masa transisi. Klub belum menentukan kapan pelatih permanen akan diumumkan.

"Selanjutnya, Antonio Claudio yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih akan ditunjuk sebagai caretaker untuk memimpin tim selama masa transisi," ujar manajemen Persijap.

Penunjukan caretaker dari internal biasanya dipilih klub untuk menjaga stabilitas ruang ganti pemain sambil mencari pengganti definitif yang sesuai dengan kebutuhan taktik tim.

Jadwal Padat Menanti Laskar Kalinyamat

Persijap tidak punya waktu berleha-leha untuk membenahi skuad. Jadwal padat menanti dengan empat laga krusial yang akan menentukan langkah mereka di kompetisi.

  • Pekan kelima: menjamu Isenmulang Kalteng FC, Jumat (16/10)
  • Pekan berikutnya: bertandang ke markas Dewa United
  • 24 Oktober: menghadapi Java United
  • 30 Oktober: melawat ke kandang Persebaya Surabaya

Hasil positif di laga-laga tersebut menjadi harga mati bagi Antonio Claudio jika ingin mempertahankan posisinya atau sekadar memberikan waktu bagi manajemen mencari pelatih baru.

Persijap Tidak Sendirian di Zona Merah

Persijap bukan satu-satunya klub yang belum meraih kemenangan di awal Super League musim ini. Isenmulang Kalteng FC, PSIM Yogyakarta, PSM Makassar, dan Garudayaksa juga masih nihil kemenangan hingga pekan keempat.

Kondisi ini menunjukkan kompetisi musim ini berjalan cukup kompetitif, dengan beberapa tim semenjana still beradaptasi menghadapi tensi pertandingan yang lebih tinggi dibanding musim sebelumnya.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks