Pencarian

Kampung Pancasila Tanjung Selor Hilir Bulungan Raih Predikat Terbaik Se-Kodam VI/Mulawarman, Ini Kriteria Penilaiannya

Jumat, 28 Agustus 2026 • 15:03:01 WIB
Kampung Pancasila Tanjung Selor Hilir Bulungan Raih Predikat Terbaik Se-Kodam VI/Mulawarman, Ini Kriteria Penilaiannya
Kampung Pancasila di Tanjung Selor Hilir, Bulungan, meraih predikat terbaik se-Kodam VI/Mulawarman setelah melalui penilaian ketat oleh tim dari Markas Besar Angkatan Darat.

TANJUNG SELOR — Kampung Pancasila di Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, terpilih sebagai yang terbaik di jajaran Kodam VI/Mulawarman untuk wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Predikat ini diraih setelah melalui proses penilaian ketat oleh tim dari Markas Besar Angkatan Darat.

Komandan Kodim 0903/Bulungan, Kolonel Inf Dhuwi Hendrajaja, mengungkapkan bahwa penilaian tidak hanya melihat aspek fisik kampung, tetapi juga bagaimana nilai-nilai Pancasila dijalankan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Laboratorium Model Kebangsaan di Tanjung Harapan

Kawasan Kampung Pancasila di Tanjung Selor Hilir disebut memiliki cakupan kegiatan yang kompleks. Tim penilai memulai peninjauan dari sejumlah kegiatan masyarakat sebelum akhirnya menuju titik utama di Tanjung Harapan.

Di lokasi tersebut, rombongan menggelar tatap muka dengan tokoh masyarakat, Bupati Bulungan, dan Ketua Tim Reviu TNI AD, Brigjen TNI Aryo Bimo selaku Waster Kasad Bidang Binter. Kehadiran perwakilan Mabes TNI AD ini menunjukkan keseriusan institusi militer dalam memastikan program berjalan sesuai tujuan.

Mengapa Tanjung Selor Hilir Dianggap Menonjol?

Dhuwi menjelaskan, Kampung Pancasila bukan sekadar label, melainkan laboratorium model untuk mempertahankan dan mewariskan nilai-nilai Pancasila. Konsep ini dijalankan secara gotong royong dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat.

“Kampung Pancasila ini sebagai laboratorium model untuk mempertahankan dan mewarisi nilai-nilai Pancasila. Kita berjalan bersama-sama secara bergotong royong dengan melibatkan semua elemen masyarakat,” kata Dhuwi.

Menurutnya, keberadaan kampung ini menjadi benteng ketahanan nasional di tengah keberagaman suku dan agama. Prinsip Bhinneka Tunggal Ika ditekankan sebagai identitas yang harus dipegang erat oleh warga.

Ketahanan Pangan Jadi Tolok Ukur Utama

Salah satu aspek yang menjadi sorotan tim penilai adalah ketahanan pangan. Dhuwi menegaskan bahwa bangsa yang kuat harus memiliki ketahanan pangan yang kuat pula. Aspek ini ditempatkan sebagai bagian dari kekuatan masyarakat dan ketahanan nasional.

“Bangsa yang kuat tentu harus memiliki ketahanan pangan yang kuat. Dengan ketahanan yang kuat, masyarakat dapat tumbuh, berkembang, sejahtera, adil maupun makmur,” pungkasnya.

Selain ketahanan pangan, warga juga didorong untuk berinovasi dan memperkuat semangat gotong royong. Partisipasi aktif seluruh masyarakat menjadi syarat utama agar nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup, bukan hanya menjadi slogan. Ketua Tim Reviu TNI AD memberikan apresiasi khusus terhadap lingkungan Kampung Pancasila yang dikembangkan di Tanjung Selor Hilir.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fokusborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks