TANJUNG SELOR — Prosesi ziarah yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem 092/Maharajalila, Brigjen TNI Mohammad Sjahroni, berlangsung khidmat. Rangkaian acara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan peletakan karangan bunga di Tugu Pahlawan, tabur bunga, serta doa bersama di pusara.
Gubernur Zainal hadir didampingi Wakil Gubernur Ingkong Ala dan Sekretaris Daerah Provinsi Denny Harianto, serta sejumlah kepala perangkat daerah. Momen ini menjadi pengingat agar nilai nasionalisme dan patriotisme terus dirawat oleh generasi penerus bangsa.
Perjuangan Masa Kini: Bangun Daerah dan Jaga Persatuan
Menurut Zainal, esensi perjuangan saat ini tidak lagi identik dengan angkat senjata. Tantangan yang dihadapi generasi muda justru lebih kompleks, mulai dari pembangunan ekonomi hingga menjaga keutuhan sosial di tengah keberagaman.
"Perjuangan dapat diwujudkan melalui pembangunan, pelayanan kepada masyarakat, menjaga persatuan, serta bekerja untuk kemajuan daerah," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Kaltara di Garis Depan: Kedaulatan NKRI Harga Mati
Sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, pesan tentang kedaulatan menjadi perhatian khusus. Zainal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat kepahlawanan sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
"Peringatan HUT ke-81 RI harus kita maknai dengan mewarisi nilai perjuangan para pahlawan. Sebagai provinsi di wilayah perbatasan, kita juga harus terus menjaga persatuan dan kedaulatan NKRI," tegasnya.
Semangat yang Tak Boleh Padam Usai Upacara
Zainal berharap semangat kebangsaan tidak hanya hadir saat momentum peringatan kemerdekaan. Ia menginginkan nilai-nilai tersebut mengakar dalam kehidupan dan pengabdian masyarakat Kaltara sehari-hari.
Kegiatan ziarah ini menjadi rangkaian dari perayaan HUT ke-81 RI di Kalimantan Utara yang sebelumnya juga diisi dengan renungan suci dan berbagai kegiatan lainnya.