KALIMANTAN UTARA — Kabar ini pertama kali diungkap jurnalis tepercaya Sacha Tavolieri melalui akun pribadinya di platform X. Ia menyebut Ibanez kini membuka peluang pindah ke Inggris pada bursa transfer musim panas ini, menyusul keputusan Jaissle yang resmi mengajukan pengunduran diri dari kursi pelatih Al Ahly pada Kamis lalu.
Aston Villa Klub Pertama yang Bergerak
Situasi ini menjadi sinyal kuat bahwa gelombang hengkangnya pemain asing dari Saudi Pro League belum berakhir. Aston Villa disebut menjadi klub paling serius, dengan komunikasi yang sudah mulai terjalin bersama perwakilan pemain berusia 27 tahun itu. Namun hingga saat ini, belum ada tawaran resmi yang diajukan The Villans.
Ketertarikan klub-klub Inggris terhadap Ibanez sebenarnya bukan hal baru. Semasa memperkuat AS Roma di Serie A, nama bek bertipikal agresif ini sudah kerap dikaitkan dengan sejumlah tim Premier League. Ia justru memilih petualangan ke Arab Saudi pada musim panas 2023.
Dua Gelar Liga Champions Asia Elite Bersama Al Ahly
Keputusan itu ternyata tidak salah. Sejak tiba, Ibanez berkembang menjadi salah satu pilar penting di lini pertahanan Al Ahly. Kontribusinya berbanding lurus dengan rentetan trofi yang diraih klub dalam dua musim terakhir.
Bersama The Eagles, ia sukses mengangkat trofi Liga Champions Asia Elite dua musim beruntun serta Piala Super Arab Saudi yang sudah dinanti selama sembilan tahun. Catatan itu menjadikannya aset berharga yang bakal sulit dilepas manajemen Al Ahly di tengah proses transisi kepelatihan.
Kontrak Berakhir Musim Depan, Al Ahly Terancam Kehilangan Gratis
Situasi kontrak menjadi faktor krusial dalam negosiasi ini. Kesepakatan Ibanez bersama Al Ahly hanya tersisa hingga akhir musim mendatang. Dengan dihentikannya pembahasan perpanjangan, klub asal Jeddah itu kini berada dalam posisi sulit: menjual sekarang dengan harga pantas atau berisiko kehilangan pemain secara gratis tahun depan.
Bagi Aston Villa atau klub Premier League lain yang berminat, ini momen yang tepat. Harga Ibanez kemungkinan masih berada di kisaran wajar mengingat sisa kontraknya yang semakin pendek. Kualitasnya di kompetisi Asia pun sudah teruji, dan ia diyakini mampu beradaptasi cepat dengan tempo permainan Inggris yang mengandalkan duel fisik.
Belum ada kepastian kapan tawaran resmi akan diajukan. Namun dengan jendela transfer yang masih terbuka lebar, perkembangan berikutnya dari saga ini layak dinantikan.