JATINANGOR — Sebanyak 13 Pamong Praja Muda lulusan IPDN resmi menjadi bagian dari aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Kaltara. Mereka merupakan bagian dari 14 lulusan yang diserahkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada pemerintah daerah, dengan satu orang lainnya bertugas di lingkungan Kemendagri.
Penyerahan resmi tertuang dalam Berita Acara Penyerahan Lulusan IPDN yang ditandatangani langsung oleh perwakilan Pemprov Kaltara usai prosesi pelantikan oleh Presiden di Jatinangor, Rabu (29/7/2026).
Target Kinerja: Agen Perubahan di Lingkungan Kerja Baru
Andi Amriampa menegaskan bahwa para lulusan tidak hanya dituntut untuk mengisi formasi, tetapi juga menjadi penggerak reformasi birokrasi di daerah. Ia meminta mereka segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan menunjukkan kapasitas sejak hari pertama bertugas.
“Pelantikan ini menjadi awal pengabdian sebagai aparatur pemerintah yang dituntut memiliki integritas, profesionalisme, loyalitas, dan semangat melayani masyarakat,” kata Andi Amriampa dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Ia menambahkan, “Kami berharap para Pamong Praja Muda dapat segera beradaptasi, menunjukkan kinerja terbaik, serta menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, inovatif dan berorientasi pada pelayanan publik.”
Pesan dari Kemendagri: Jaga Disiplin dan Loyalitas
Sebelum diserahkan ke daerah, seluruh lulusan menerima pengarahan khusus dari Sekretaris Jenderal Kemendagri, Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si. Arahan tersebut menekankan empat pilar utama sebagai ASN: integritas, profesionalisme, disiplin, dan loyalitas.
Penekanan pada aspek disiplin dan loyalitas dinilai krusial, mengingat para pamong praja muda akan langsung bersentuhan dengan tugas pelayanan publik dan administrasi pemerintahan di lingkungan Pemprov Kaltara.
Dampak bagi Birokrasi Kaltara
Dengan tambahan 13 aparatur baru ini, Pemprov Kaltara berharap terjadi akselerasi dalam implementasi reformasi birokrasi. Kehadiran mereka juga diharapkan mendukung percepatan pembangunan daerah yang selama ini menjadi fokus utama pemerintah provinsi.
Andi Amriampa menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri dan IPDN atas kepercayaan yang diberikan melalui penempatan lulusan tahun ini. Ia optimistis penambahan sumber daya aparatur ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kaltara.