TANJUNG SELOR — Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang menyerahkan bantuan keuangan kepada sepuluh partai politik yang memiliki kursi di DPRD provinsi setempat untuk Tahun Anggaran 2026. Total dana yang dialokasikan mencapai Rp 2.852.280.709, disalurkan secara proporsional berdasarkan perolehan suara sah hasil Pemilu.
Partai Penerima dan Besaran Dana
DPW Partai Gerindra menjadi penerima terbesar dengan Rp 495.147.583, disusul Partai Golkar Rp 388.247.889, dan Partai Demokrat Rp 384.485.537. PDI Perjuangan memperoleh Rp 354.355.173, Partai Hanura Rp 335.795.815, PKS Rp 285.875.637, NasDem Rp 191.832.617, PAN Rp 184.828.490, PKB Rp 162.309.592, dan PPP Rp 69.402.376.
Pesan Gubernur: Dana Bukan untuk Seremoni
Dalam sambutannya, Zainal menekankan agar bantuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan. Ia mendorong partai politik memanfaatkan dana untuk memperkuat pendidikan politik kader dan masyarakat.
“Saya berharap bantuan keuangan ini dimanfaatkan secara tepat sasaran dan diprioritaskan untuk meningkatkan kualitas pendidikan politik,” kata Zainal di Ruang Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara.
Transparansi Jadi Syarat Mutlak
Gubernur mengingatkan bahwa setiap rupiah dari bantuan ini berasal dari keuangan negara yang wajib dipertanggungjawabkan. Ia meminta seluruh parpol tertib administrasi dan transparan dalam pengelolaan dana.
“Setiap rupiah yang disalurkan merupakan bagian dari keuangan negara yang bersumber dari masyarakat, sehingga penggunaannya harus tertib administrasi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Sinergi untuk Pembangunan Daerah
Zainal mengajak partai politik memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, KPU, dan Bawaslu. Menurutnya, sinergi yang harmonis akan menghasilkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, termasuk mendukung percepatan pembangunan kawasan perbatasan, infrastruktur, dan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning–Mangkupadi.
“Saya menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi seluruh partai politik dalam memperkuat demokrasi serta mendukung pembangunan daerah. Semoga sinergi ini terus terjalin dengan baik,” ujar Zainal.