Pencarian

BMKG Juwata Tarakan Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Tiga Hari, 5 Kabupaten di Kaltara Berpotensi Hujan Lebat pada 12-14 Juli 2026

Minggu, 12 Juli 2026 • 15:41:01 WIB
BMKG Juwata Tarakan Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Tiga Hari, 5 Kabupaten di Kaltara Berpotensi Hujan Lebat pada 12-14 Juli 2026
BMKG Juwata Tarakan keluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk lima kabupaten di Kalimantan Utara.

TARAKAN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan resmi menerbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Tiga Harian untuk Kalimantan Utara. Periode prakiraan mencakup Minggu (12/7) hingga Selasa (14/7) 2026.

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan menjelaskan, berdasarkan analisis atmosfer terkini, tidak ada wilayah di Kaltara yang masuk kategori Siaga atau Awas. Namun, potensi hujan sedang hingga lebat tetap perlu diantisipasi di beberapa titik.

Kabupaten Mana Saja yang Berpotensi Hujan Lebat?

Pada Minggu (12/7), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di tiga kabupaten: Nunukan, Malinau, dan Tana Tidung. Masyarakat di wilayah tersebut diminta waspada terhadap kemungkinan dampak seperti genangan air dan peningkatan debit sungai.

Memasuki Senin (13/7), kondisi cuaca di Kalimantan Utara diprakirakan relatif kondusif. BMKG tidak menetapkan satu pun wilayah yang masuk kategori Waspada, Siaga, maupun Awas pada hari itu.

Potensi hujan lebat kembali meningkat pada Selasa (14/7). Dua kabupaten, yakni Bulungan dan Nunukan, diperkirakan akan diguyur hujan sedang hingga lebat. Forecaster mengimbau warga di kedua daerah itu untuk meningkatkan kewaspadaan.

Dampak yang Perlu Diwaspadai Warga

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas tersebut berpotensi menimbulkan genangan air di kawasan perkotaan. Debit sungai juga berpotensi naik, sementara jalan licin dapat mengganggu aktivitas transportasi darat, laut, dan udara.

“Prakiraan cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer. Kami mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem sejak dini,” ujar Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan dalam keterangan resminya.

Imbauan untuk Nelayan dan Pemerintah Daerah

BMKG secara khusus mengingatkan pemerintah daerah, instansi terkait, pelaku transportasi, dan nelayan untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi juga diminta waspada selama periode prakiraan berlangsung.

Untuk memperoleh informasi prakiraan cuaca hingga tingkat kelurahan atau desa, masyarakat dapat mengakses aplikasi InfoBMKG, website resmi www.bmkg.go.id, atau laman ISDP Cuaca di cuaca.bmkg.go.id. Informasi resmi yang diperbarui secara berkala menjadi acuan utama dalam mengambil langkah antisipasi.

Bagikan
Sumber: kaltaragrande.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks