NUNUKAN — Kompetisi futsal antar-pelajar se-Kalimantan Utara tahun ini mempertemukan puluhan tim dari berbagai daerah. Pembukaan berlangsung di GOR Dwikora Nunukan dan dihadiri unsur Forkopimda, organisasi olahraga, kepala sekolah, serta sejumlah sponsor.
Ketua Panitia Piala Gubernur Futsal Kaltara 2026, Riski Sovayunanto, menyebut dukungan dari pemerintah daerah menjadi faktor kunci penyelenggaraan turnamen ini.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Piala Gubernur Futsal tahun ini," ungkapnya.
Kolaborasi Pemprov dan Pemkab Nunukan
Riski menjelaskan bahwa event ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Menurutnya, keberhasilan turnamen tidak lepas dari keterlibatan banyak pihak, mulai dari panitia, perangkat pertandingan, aparat keamanan, tenaga kesehatan, hingga para relawan.
"Kami berterima kasih kepada Gubernur Kalimantan Utara, Bupati Nunukan, DPRD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, para sponsor, relawan dan seluruh panitia yang telah mendukung kegiatan ini," paparnya.
Target Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Turnamen ini tidak sekadar ajang kompetisi. Riski berharap Piala Gubernur Futsal bisa menjadi agenda pembinaan atlet pelajar yang semakin berkualitas setiap tahunnya.
"Harapan kami event ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi olahraga Kalimantan Utara," pungkasnya.
Dengan diikuti 40 tim dari seluruh kabupaten dan kota, ajang ini menjadi salah satu turnamen futsal pelajar terbesar di provinsi termuda Indonesia tersebut. Pertandingan akan berlangsung di GOR Dwikora Nunukan selama beberapa hari ke depan.