Pencarian

Pemkab Nunukan Intervensi Harga Pangan Lewat Sembako Murah, Targetkan Tekan Inflasi di Perbatasan

Kamis, 25 Juni 2026 • 22:27:01 WIB
Pemkab Nunukan Intervensi Harga Pangan Lewat Sembako Murah, Targetkan Tekan Inflasi di Perbatasan
Pemkab Nunukan distribusikan 3.000 paket sembako murah untuk menekan inflasi di perbatasan.

NUNUKAN — Pemkab Nunukan terus menggencarkan langkah pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat dengan menghadirkan program sembako murah. Intervensi harga pangan ini menyasar sejumlah titik di wilayah perbatasan yang kerap mengalami gejolak harga kebutuhan pokok.

Mengapa Intervensi Harga Pangan Diperlukan di Nunukan?

Sebagai daerah perbatasan yang berdekatan dengan Malaysia, Nunukan menghadapi tantangan fluktuasi harga pangan yang lebih tinggi dibanding daerah lain di Kalimantan Utara. Pergerakan harga di pasar Malaysia kerap memengaruhi harga di pasar tradisional Nunukan. Program sembako murah hadir untuk memutus rantai kenaikan harga yang membebani warga.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Nunukan menyebut bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. "Kami hadirkan sembako dengan harga di bawah pasar agar daya beli masyarakat tetap terjaga," ujarnya.

Rp 4,5 Miliar untuk 3.000 Paket Sembako

Pemkab Nunukan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar untuk program ini. Dana tersebut digunakan untuk menyediakan 3.000 paket sembako yang didistribusikan ke beberapa kecamatan di Nunukan.

  • Paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung terigu
  • Harga jual di bawah harga pasar, dengan selisih hingga Rp 15.000 per paket
  • Sasaran utama: warga berpenghasilan rendah di Kecamatan Nunukan, Sebatik, dan Lumbis

Waktu Pelaksanaan dan Titik Distribusi

Program sembako murah dilaksanakan secara bertahap sejak pekan lalu. Titik distribusi dipusatkan di kantor kelurahan dan balai desa agar mudah dijangkau warga. Pemkab Nunukan juga menggandeng Bulog untuk memastikan ketersediaan stok beras.

Warga yang hadir di lokasi distribusi mengaku terbantu dengan adanya program ini. "Harga di pasar naik terus, sembako murah ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari," kata Siti, warga Kelurahan Nunukan Timur.

Dampak terhadap Inflasi Daerah

Pemkab Nunukan menargetkan program ini mampu menekan laju inflasi di daerah perbatasan. Berdasarkan data BPS Kalimantan Utara, inflasi di Nunukan pada bulan lalu tercatat lebih tinggi dibanding rata-rata provinsi. Intervensi harga pangan diharapkan menjadi bantalan bagi daya beli masyarakat.

Ke depan, Pemkab Nunukan berencana memperluas jangkauan program ke kecamatan lain yang juga membutuhkan. Evaluasi akan dilakukan setiap bulan untuk menyesuaikan jumlah paket dan titik distribusi.

Bagikan
Sumber: radartarakan.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks