KALIMANTAN UTARA — Peristiwa nahas itu terjadi di kawasan Tanjung Priok pada Senin pagi. Angkot yang tengah melaju tiba-tiba oleng dan tak terkendali, langsung menghantam gerobak kayuh milik pedagang serta seorang pengendara motor yang berada di jalur yang sama. Benturan keras membuat satu korban tewas di tempat, sementara korban lainnya dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Korban Tewas di Lokasi, Satu Dirawat di RS
Petugas kepolisian dari Satlantas Wilayah Jakarta Utara yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. "Satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, satu orang lainnya mengalami luka dan saat ini masih dalam perawatan," ujar Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara kepada wartawan.
Identitas korban belum dirilis secara resmi. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan berupaya menghubungi keluarga korban. Sementara itu, pengemudi angkot telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait penyebab hilangnya kendali.
Penyebab Kecelakaan Masih Didalami
Belum diketahui secara pasti faktor pemicu insiden tersebut. Dugaan sementara, rem blong atau kondisi sopir yang kurang fit bisa menjadi penyebab. Namun, polisi belum menyimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan teknis kendaraan serta tes urine terhadap pengemudi.
"Kami masih melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudi. Semua masih dalam proses penyelidikan," tambah petugas.
Jalan di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan akibat proses evakuasi kendaraan dan korban. Arus lalu lintas kini telah kembali normal.
Imbauan Keselamatan bagi Angkutan Umum
Kecelakaan ini kembali menyoroti pentingnya kesiapan teknis kendaraan umum dan kondisi pengemudi. Dinas Perhubungan DKI Jakarta diharapkan dapat memperketat pengawasan terhadap angkutan kota, terutama terkait uji kir dan kesehatan sopir. Peristiwa serupa sebelumnya kerap terjadi akibat kelalaian perawatan kendaraan atau kelelahan pengemudi.
Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi angkutan umum untuk selalu memeriksa kendaraan sebelum beroperasi. "Jangan memaksakan diri jika kondisi tidak fit. Keselamatan penumpang dan pengguna jalan lain adalah prioritas utama," pungkasnya.