Pencarian

Menteri ESDM Bahlil Tegaskan Harga LPG dan BBM Subsidi Tidak Naik Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Rabu, 10 Juni 2026 • 16:04:31 WIB
Menteri ESDM Bahlil Tegaskan Harga LPG dan BBM Subsidi Tidak Naik Sesuai Arahan Presiden Prabowo
Menteri ESDM Bahlil memastikan harga LPG dan BBM subsidi tetap stabil sesuai arahan Presiden Prabowo.

KALIMANTAN UTARA — Bahlil menyatakan arahan Presiden Prabowo disampaikan dalam pidato di Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), beberapa waktu lalu. “Perintah Presiden, LPG dan BBM subsidi tidak ada kenaikan,” ujar Bahlil dalam keterangan pers di Jakarta, kemarin. Ia menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga daya beli masyarakat dengan tidak mengubah skema subsidi energi tahun ini.

Dua Komoditas yang Dipastikan Stabil Harganya

Kebijakan ini mencakup dua jenis energi bersubsidi utama yang dikonsumsi rumah tangga dan usaha mikro. Pertama, elpiji tabung 3 kg atau yang dikenal sebagai elpiji melon. Kedua, BBM jenis solar dan Pertalite yang selama ini menjadi beban subsidi terbesar di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Bahlil tidak merinci besaran subsidi yang dialokasikan untuk menjaga harga kedua komoditas tersebut tahun ini. Namun, ia menekankan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan inflasi dan kondisi perekonomian nasional. “Kami akan menjaga agar harga di lapangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Latar Belakang Kekhawatiran Kenaikan Harga Energi

Pernyataan Bahlil muncul di tengah spekulasi bahwa pemerintah akan menyesuaikan harga energi bersubsidi. Tekanan terhadap APBN akibat kenaikan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah sempat memicu wacana pengurangan subsidi. Sejumlah ekonom sebelumnya memperkirakan potensi kenaikan harga BBM pada kuartal kedua 2025 untuk menjaga defisit anggaran.

Dengan pernyataan resmi ini, pemerintah memastikan tidak ada perubahan harga dalam waktu dekat. Masyarakat, terutama pengguna elpiji 3 kg dan BBM subsidi, diharapkan tidak perlu khawatir terhadap kenaikan mendadak.

Dampak bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha

Kepastian harga ini memberikan angin segar bagi sektor transportasi dan industri kecil. Pengusaha angkutan umum dan nelayan, yang sangat bergantung pada solar subsidi, dapat terus beroperasi tanpa beban tambahan. Harga elpiji 3 kg yang tetap juga melindungi pedagang kecil dan rumah tangga berpenghasilan rendah dari lonjakan biaya energi.

Di sisi lain, pemerintah masih harus mengelola beban subsidi yang diperkirakan tetap besar. Tahun lalu, realisasi subsidi energi mencapai lebih dari Rp 200 triliun. Tanpa penyesuaian harga, angka tersebut berpotensi bertambah jika harga minyak dunia terus merangkak naik.

Tindak Lanjut Pemerintah

Kementerian ESDM akan berkoordinasi dengan Pertamina sebagai operator penyaluran untuk memastikan stok dan distribusi berjalan lancar. Bahlil meminta masyarakat melaporkan jika menemukan harga jual di atas ketentuan resmi di tingkat pengecer. “Kami akan tindak tegas oknum yang memainkan harga,” tegasnya.

Kebijakan ini berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil yang kerap menghadapi kendala distribusi. Pemerintah juga tengah menyiapkan sistem digital untuk memantau penyaluran subsidi agar tepat sasaran.

Bagikan
Sumber: news.detik.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks