MALINAU — Rekapitulasi Entry by Sport Porprov Kaltara II/2026 mencatat lima kabupaten/kota se-Kalimantan Utara sudah memastikan keikutsertaan dengan jumlah cabang berbeda-beda. Sebagai tuan rumah, Malinau hanya melewatkan satu cabor, yaitu Arung Jeram.
Kota Tarakan menempati urutan kedua dengan 42 cabor. Tarakan tidak mengikuti Arung Jeram dan Senam.
Kabupaten Bulungan mengikuti 37 cabor dan melewatkan tujuh cabang: Arung Jeram, Barongsai, Binaraga dan Fitness, Cricket, Menembak, Sepak Takraw, serta Triathlon.
Nunukan mendaftar di 34 cabor. Sepuluh cabang yang tidak diikuti meliputi Arung Jeram, Barongsai, Bola Tangan, Dansa Sport, Dayung, Kick Boxing, Korfball, Selam, Soft Tenis, dan Triathlon.
Tana Tidung menjadi daerah dengan partisipasi paling sedikit, 27 cabor. Sebanyak 17 cabang tidak diikuti, mulai dari Arung Jeram, Barongsai, Bermotor, Biliar, Bola Tangan, Cricket, Dansa Sport, Dayung, Drum Band, Korfball, Menembak, Panjat Tebing, Sambo, Selam, Senam, Sepatu Roda, hingga Triathlon.
Dari rekapitulasi itu, Arung Jeram tidak diikuti seluruh kabupaten/kota selain Malinau. Artinya hanya tuan rumah yang mengirim peserta di cabang tersebut.
Triathlon juga ditinggalkan empat daerah: Bulungan, Nunukan, Tana Tidung, dan Tarakan. Pola serupa terlihat pada Barongsai yang hanya diikuti Malinau dan Tarakan.
Porprov II Kaltara 2026 menambah dua cabang ekshibisi, yakni Sepak Bola Mini dan Domino. Sepak Bola Mini diikuti Malinau, Nunukan, dan Tarakan; Bulungan dan Tana Tidung tidak mengirim peserta.
Domino diikuti empat daerah: Malinau, Nunukan, Tana Tidung, dan Tarakan. Bulungan menjadi satu-satunya kabupaten/kota yang absen di cabor ekshibisi tersebut.
Dengan 44 cabor reguler, Porprov II Kaltara menjadi ajang multi-event terbesar di provinsi termuda Indonesia itu. Malinau sebagai tuan rumah menanggung penyelenggaraan seluruh venue pertandingan mulai 10 November 2026.