TIDENG PALE — Rehabilitasi sekitar 500 rumah tersebar di lima kecamatan Kabupaten Tana Tidung (KTT) dilaporkan telah menembus progres 66 persen. Angka itu disampaikan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Kalimantan II, Mustofa Otfan, S.T., M.M., dalam pertemuan dengan Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali, S.P., di Ruang Rapat Bupati, Selasa (27/10).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Kepala Bidang Permukiman. Mustofa memaparkan laporan pekerjaan sektor perumahan dan kawasan permukiman yang sedang berjalan di Tana Tidung.
Selain rehabilitasi hunian, paket pekerjaan mencakup sektor sanitasi dengan jumlah sekitar 75 unit. Secara keseluruhan, progres gabungan kedua sektor dilaporkan telah mencapai 66 persen.
Rehabilitasi rumah menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian dan menyediakan lingkungan permukiman yang layak bagi masyarakat. Program ini menyasar rumah warga yang tersebar di lima kecamatan, bukan terkonsentrasi di satu titik.
Ibrahim Ali menyampaikan apresiasi kepada Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Kalimantan II atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat di daerahnya.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Balai P3KP Kalimantan II atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Tana Tidung. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat," ujar Ibrahim Ali.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang berkelanjutan.
Balai P3KP Kalimantan II berperan sebagai pelaksana penyediaan perumahan dan kawasan permukiman di wilayah Kalimantan. Sinergi dengan pemerintah kabupaten dinilai menentukan kelancaran program di lapangan.
Dengan progres 66 persen, sisa pekerjaan mencakup sekitar sepertiga dari total paket. Pemerintah daerah belum merinci jadwal penyelesaian akhir maupun jumlah rumah yang sudah benar-benar rampung dihuni warga.