Eksel Runtukahu Nihil Menit Main di Persija, Terkunci di Bangku Cadangan

Penulis: Indra Firmansyah  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:36:01 WIB
Eksel Runtukahu belum mencatatkan menit bermain bersama Persija Jakarta di Super League 2026/2027.

KALIMANTAN UTARA — Eksel Runtukahu belum mencatatkan satu menit pun bermain bersama Persija Jakarta di Super League 2026/2027. Penyerang asal Tondano itu kini terdepak dari rotasi Shin Tae-yong setelah musim lalu menjadi andalan di bawah Mauricio Souza.

Perubahan status Eksel terjadi cepat. Pada musim 2025/2026, ia menjelma tumpuan lini depan Macan Kemayoran dengan torehan 6 gol dan 3 assist dari 23 pertandingan. Catatan itu membuatnya masuk radar Timnas Indonesia era John Herdman untuk pemusatan latihan jelang ASEAN Championship 2026 pada akhir Mei.

Namun nama Eksel tercoret dari skuad final pada Juli. Sejak itu, jalannya di Persija ikut berubah drastis.

Dua Targetman Asing Menutup Pintu Starting XI

Ambisi manajemen Persija memburu gelar juara direspons Shin Tae-yong dengan merombak lini serang. Pelatih asal Korea Selatan itu mendatangkan dua striker asing bertipe targetman sekaligus.

Alexander Jeremejeff langsung menjadi pilihan utama dan sudah mengoleksi 6 gol. Ivan Mamut dipercaya sebagai supersub dengan sumbangan 2 gol. Kombinasi keduanya membuat Eksel terdemosi dalam hierarki skuad.

Hingga melewati tujuh pertandingan awal Super League 2026/2027, Shin belum sekali pun menurunkan Eksel. Kebijakan selektif itu terjustifikasi oleh posisi Persija yang kokoh memuncaki klasemen sementara dengan 18 poin dari tujuh laga.

Bukan Cuma Eksel: Pattynama hingga Arhan Ikut Tersisih

Kedalaman skuad Persija musim ini membuat beberapa nama besar bernasib serupa. Shayne Pattynama dan Aqil Savik sama-sama nihil menit bermain.

Pratama Arhan dan Jordi Amat pun hanya mencatat menit bermain minim. Situasi ini menunjukkan persaingan internal di tubuh Macan Kemayoran berjalan sangat ketat, bukan sekadar persoalan performa individu Eksel.

League Cup Jadi Pintu Keluar dari Bench

Asa bagi para pemain pelapis masih terbuka melalui ajang turnamen pendamping, League Cup. Selepas laga kontra Persik Kediri pada Senin (26/10/2026), Shin Tae-yong secara terbuka mengisyaratkan akan melakukan rotasi besar-besaran.

Isyarat itu menjadi sinyal bagi Eksel untuk kembali unjuk gigi. Dengan 6 gol dan 3 assist yang sudah dibuktikannya di kasta tertinggi, kualitas penyerang 23 tahun tersebut sebenarnya bukan barang baru bagi Persija.

Pertanyaannya kini: apakah rotasi di League Cup cukup membuka jalan Eksel kembali ke starting XI di Super League, atau ia harus menerima peran pelapis sepanjang musim?

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: solobalapan.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top