TARAKAN — Pembangunan rumah Cristina Bueharin masuk dalam daftar sasaran fisik TMMD ke-130 yang digarap Kodim 0907/Tarakan. Sebelumnya, rumah warga RT 20 tersebut dibongkar lebih dulu, lalu personel Satgas melanjutkan pekerjaan konstruksi sesuai tahapan di lapangan.
Rumah itu bukan sekadar bangunan. Bagi Cristina, pengerjaan yang berjalan bertahap menjadi jalan menuju tempat tinggal yang lebih nyaman untuk keluarganya.
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0907/Tarakan, Kapten Inf Bambang, menyebut pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap warga yang membutuhkan bantuan.
"Melalui program TMMD ini, kami ingin membantu masyarakat agar bisa memiliki tempat tinggal yang lebih layak. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan harapan hasilnya dapat memberikan manfaat bagi Ibu Cristina dan keluarganya," ujarnya.
Menurut Bambang, TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Program ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung.
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0907/Tarakan masih melanjutkan pekerjaan sesuai tahapan yang sudah disusun. Cristina sendiri menyebut pembangunan rumahnya sebagai langkah penting untuk mendapatkan hunian yang lebih baik.
Proses yang berjalan bertahap itu menjadi bagian dari perjalanan menuju terwujudnya harapan tersebut. Warga RT 20 dan sekitarnya pun menantikan hasil akhir pengerjaan.
Penerangan Kodim 0907/Tarakan memastikan pembangunan terus dilaksanakan sesuai jadwal pekerjaan di lapangan.