TANJUNG SELOR — Pengamanan malam penutupan Festival Sungai Kayan melibatkan tiga unsur gabungan yang ditempatkan di sekitar Dermaga VIP Kayan I. Selain personel Polresta Bulungan, Dishub dan Sat Pol PP Kabupaten Bulungan dikerahkan mengatur arus penonton hingga acara tuntas. Penempatan personel menyebar di titik keramaian, jalur masuk dermaga, dan area panggung hiburan rakyat.
Festival air yang berlangsung sejak siang menyedot antusiasme warga Tanjung Selor dan sekitarnya. Malam puncak diisi pengumuman serta penyerahan penghargaan bagi para juara dari enam kategori lomba balap perahu dayung.
Lomba balap perahu dayung Festival Sungai Kayan 2026 dibagi ke dalam enam final: Kelas 20 Putri, Kelas 30 Putra, Kelas 50 Putri, Kelas 20 Putra, Kelas 30 Putri, dan Kelas 50 Putra. Setiap kelas melahirkan juara 1, 2, 3, serta juara harapan.
Pada Final Kelas 20 Putri, perahu Mandau (GPS) asal Tanjung Selor Hilir keluar sebagai juara 1, disusul Ngencabat dan Bujo Pusaka dari Tanjung Rumbia di posisi kedua dan ketiga. Juara harapan 1 diraih Teras Nawang.
Final Kelas 30 Putra dimenangi Ular Lidi dari Tanjung Palas Hilir. Posisi kedua ditempati Ayau Panglima, posisi ketiga Bujo Pusaka 02 dari Tanjung Rumbia, dan juara harapan 1 Sering Bersatu dari Gunung Seriang.
Kelas 50 Putri menempatkan Demokrat Bisa dari Tanjung Rumbia di posisi teratas. Baracuda B-man WG999 dari Tanjung Selor Hilir menyusul di posisi kedua, Tuwou dari Antutan ketiga, dan Uyau I'ut dari Teras Nawang sebagai juara harapan 1.
Final Kelas 20 Putra dimenangi Sumpit 22 dari Lebong, mengungguli Petarung 57 dari Bulu Perindu dan Tempuling Pusaka dari Tanjung Palas Hilir. Juara harapan 2 di kelas ini diraih ADS dari Salimbatu.
Di Kelas 30 Putri, perahu Petarung dari Bulu Perindu keluar sebagai juara 1. Mandau x Baracuda WG 999 menempati posisi kedua, Tuwou dari Antutan ketiga, dan Bujo Pusaka 02 sebagai juara harapan 1.
Kelas 50 Putra menutup daftar juara dengan Merpati Lebong di posisi pertama, disusul Ular Lidi Lebong dan Demokrat di posisi kedua dan ketiga. Ayau Panglima melengkapi daftar sebagai juara harapan 1.
Kehadiran aparat keamanan di lokasi membuat seluruh rangkaian acara hiburan rakyat, pembagian piala, hingga penutupan arus penonton berjalan kondusif. Tidak ada laporan gangguan keamanan berarti selama malam puncak berlangsung.
Festival Sungai Kayan menjadi penutup rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-236 dan Kabupaten Bulungan ke-66. Balap perahu dayung tradisional menjadi daya tarik utama yang mempertemukan peserta dari sejumlah kecamatan di Bulungan.