KALIMANTAN UTARA — Google resmi menarik Pixel Tablet dari Google Store. Penghapusan ini pertama kali terdeteksi oleh Jetstream, yang juga melaporkan beberapa hari sebelumnya bahwa perangkat tersebut sudah berstatus "Out of stock" di halaman toko resmi Google.
Yang menarik, Google tidak sekadar menghapus halaman produk. Opsi "Tablet" di menu navigasi beranda Google Store juga hilang. Sinyal ini mengarah pada satu kesimpulan: Pixel Tablet kemungkinan besar sudah discontinued.
Google belum memberikan konfirmasi resmi soal penghentian produksi tablet ini. Redaksi telah menghubungi pihak Google untuk klarifikasi dan akan memperbarui informasi begitu ada jawaban.
Penghapusan tablet tidak serta-merta menghilangkan listing aksesorinya. Google masih menampilkan beberapa aksesori Pixel Tablet di store, meski statusnya memprihatinkan.
Pixel Tablet Case dan Charging Speaker Dock tercatat sudah tidak tersedia. Pembeli hanya bisa mengaktifkan opsi "get notified" untuk mendapat pemberitahuan jika stok kembali tersedia — itu pun kalau Google benar-benar merestock-nya.
Satu-satunya aksesori yang masih bisa dibeli saat ini adalah Wasserstein Pixel Tablet Speaker Stand. Sisanya? Praktis kosong.
Pixel Tablet pertama kali diperkenalkan Google di ajang I/O 2023. Saat itu, Google menjualnya dengan harga USD 899 (sekitar Rp 14,8 juta) dalam paket bundling bersama charging speaker base.
Strategi bundling ini sempat membuat harga tersebut terasa lebih masuk akal. Pembeli tidak hanya mendapat tablet, tapi juga dock yang berfungsi sebagai speaker sekaligus pengisi daya. Kombinasi tablet dan speaker dalam satu perangkat jadi nilai jual utama Pixel Tablet kala itu.
Kabar penghentian Pixel Tablet bukan hanya terlihat di Google Store. Perangkat ini juga sudah tidak dijual di Amazon.
Di Best Buy, listing Pixel Tablet mencantumkan keterangan "item is no longer available in new condition." Artinya, stok baru sudah tidak ada. Kalau pun masih ada unit tersisa, kemungkinan besar berasal dari penjual pihak ketiga atau stok lama.
Dengan hilangnya Pixel Tablet dari Google Store, Amazon, dan Best Buy sekaligus, tidak ada lagi kanal resmi yang menjual perangkat ini dalam kondisi baru.
Pixel Tablet adalah upaya Google untuk kembali serius di segmen tablet setelah bertahun-tahun absen. Perangkat ini menjalankan Android versi tablet dengan optimasi khusus, termasuk mode hub saat dipasang di charging speaker dock.
Namun, tiga tahun setelah peluncuran, Google tampaknya memilih menghentikan lini ini. Bagi pengguna Indonesia yang sempat menantikan kehadiran resmi Pixel Tablet di pasar lokal, kabar ini menutup harapan tersebut.
Pixel Tablet memang tidak pernah dijual resmi di Indonesia. Perangkat ini hanya tersedia di pasar seperti Amerika Serikat, Jepang, dan beberapa negara Eropa melalui Google Store.
Kalau Anda menemukan Pixel Tablet di marketplace lokal dengan harga menarik, perangkat ini masih layak untuk kebutuhan ringan seperti streaming, video call, dan kontrol smart home. Dukungan software Android dari Google juga biasanya panjang.
Tapi ada catatan penting. Stok aksesori resmi seperti Charging Speaker Dock sudah sulit didapat. Tanpa dock, salah satu fitur unggulan Pixel Tablet — mode hub — tidak bisa digunakan secara optimal.
Untuk pembeli baru yang mencari tablet Android dengan ekosistem lengkap dan garansi resmi, Pixel Tablet bukan lagi pilihan yang aman. Alternatif dari Samsung, Xiaomi, atau Lenovo di rentang harga serupa menawarkan ketersediaan resmi dan dukungan purna jual yang lebih jelas di Indonesia.