RDP Bersama Bankaltimtara, DPRD Kaltara Dorong Kredit Usaha Rakyat Lebih Mudah Diakses Petani dan Nelayan

Penulis: Indra Firmansyah  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:00:02 WIB
Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kaltara bersama jajaran manajemen Bankaltimtara berlangsung di Bulungan, Kamis (20/8/2026).

BULUNGAN — Komisi II DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong Bankaltimtara memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha di sektor pertanian, perikanan, dan UMKM. Anggota Komisi II DPRD Kaltara, Rakhmat Sewa, menyampaikan hal ini usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran manajemen Bankaltimtara, Kamis (20/8/2026).

Rakhmat menilai skema pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) perlu dioptimalkan agar manfaatnya dirasakan lebih luas, terutama oleh warga di daerah perbatasan yang selama ini kerap kesulitan mengakses permodalan.

Modal Usaha Jadi Prioritas Utama Pembahasan

Dalam pertemuan tersebut, Rakhmat menyoroti tiga hal utama yang menjadi perhatian Komisi II. Pertama, percepatan akses permodalan bagi pelaku UMKM, petani, dan nelayan. Kedua, pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dan penyertaan modal pemerintah daerah. Ketiga, kelancaran pembayaran gaji ASN serta pembagian dividen.

"Yang kita dorong bagaimana akses permodalan masyarakat bisa lebih mudah, cepat, dan bunganya terjangkau. Ini penting terutama bagi pelaku usaha kecil, petani, nelayan, dan UMKM," ujar Rakhmat.

Transparansi Tata Kelola Keuangan Daerah

Selain soal pembiayaan, Komisi II juga membahas pengelolaan keuangan daerah secara menyeluruh. Rakhmat menegaskan bahwa koordinasi terkait RKUD, penyertaan modal, hingga pembagian dividen harus dikelola secara transparan dan akuntabel.

"Termasuk bagaimana koordinasi terkait RKUD, penyertaan modal, dividen, sampai dengan kelancaran belanja daerah. Semua harus dikelola dengan baik dan memberikan manfaat bagi daerah," katanya.

Ia juga meminta kepastian kelancaran pembayaran gaji ASN agar tidak terjadi hambatan dalam pengelolaan keuangan daerah. Hal ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas pelayanan publik di lingkungan Pemprov Kaltara.

Bankaltimtara Dituntut Jadi Penggerak Ekonomi Perbatasan

Rakhmat berharap hasil pembahasan bersama Bankaltimtara dapat ditindaklanjuti melalui penguatan koordinasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pihak perbankan. Ia menekankan bahwa peran Bankaltimtara tidak hanya sebagai lembaga pelayanan perbankan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi daerah.

"Kita ingin Bankaltimtara benar-benar menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah. Bukan hanya dari sisi pelayanan perbankan, tetapi juga bagaimana pembiayaan dan pengelolaan keuangan bisa berdampak langsung terhadap masyarakat," pungkasnya.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: benuanta.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top