Puncak KATALIS 2026 di Tarakan: Wali Kota Khairul Dorong Transaksi Digital dan Ruang Kreativitas Anak Muda

Penulis: Jamal Nasution  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:12:01 WIB
Wali Kota Tarakan, Khairul, menghadiri puncak KATALIS 2026 di Taman Berkampung, Sabtu (15/8/2026) malam.

TARAKAN — Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menyambut baik pelaksanaan puncak Kaltara Digital QRIS (KATALIS) 2026 yang digelar di Taman Berkampung, Sabtu (15/8/2026) malam. Menurutnya, acara yang diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara ini bukan sekadar ajang promosi transaksi nontunai, melainkan juga sarana membangun kebiasaan baru masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital.

“Kami menyambut baik kegiatan KATALIS ini. Tentu bukan hanya soal QRIS, tetapi bagaimana masyarakat semakin terbiasa dengan transaksi digital yang mudah, cepat dan praktis,” ujar Khairul dalam keterangan yang diterima redaksi.

Elektronifikasi Pajak hingga Retribusi Daerah

Khairul menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, terutama dalam hal pelayanan publik. Salah satu yang menjadi perhatian adalah elektronifikasi pembayaran pajak dan retribusi daerah.

“Elektronifikasi pembayaran pajak dan retribusi tentu akan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Ini juga menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, transformasi digital harus terus didorong karena teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari warga.

Panggung Kreativitas bagi Pelajar dan Mahasiswa

Selain soal digitalisasi ekonomi, puncak KATALIS 2026 juga menghadirkan kompetisi live performance band yang diikuti pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Kalimantan Utara. Bagi Khairul, panggung ini menjadi ruang positif bagi anak muda untuk menunjukkan bakat dan membangun rasa percaya diri.

“Ini juga menjadi ruang yang positif bagi anak-anak muda kita untuk menyalurkan kreativitas dan bakat. Mereka perlu diberikan ruang untuk tampil dan berkarya,” tuturnya.

Suasana Taman Berkampung malam itu semakin meriah dengan penampilan para peserta kompetisi serta kehadiran artis ibu kota.

Kolaborasi Teknologi, Ekonomi, dan Kreativitas

Khairul berharap kegiatan yang menggabungkan tiga unsur sekaligus—teknologi, ekonomi, dan kreativitas—ini dapat terus berlanjut dengan cakupan yang lebih luas. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membutuhkan masyarakat yang melek teknologi serta generasi muda yang inovatif.

“Kita berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut. Digitalisasi semakin berkembang, sementara anak-anak muda juga harus diberikan ruang untuk tumbuh dan menunjukkan potensinya,” pungkasnya.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: swaraborneo.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top